SuaraSumsel.id - Upaya kasasi yang dilakukan mantan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin ternyata tidak berbuah manis. Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi narapidana kasus korupsi di lingkungan PU Pengairan, Dodi Reza Alex Noerdin.
Hal ini pula membuat jaksa KPK mengapresiasi putusan Mahkamah Agung (MA) permohonan kasasi tersebut.
Dodi Reza sendiri yang sebelumnya divonis pidana selama enam tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Palembang. Pada tingkat banding Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Palembang memotong hukuman Dodi Reza dari enam tahun menjadi empat tahun penjara.
Majelis Hakim tingkat kasasi yang diketuai Desnayeti, SH, MH memperberat hukuman Dodi Reza Alex Noerdin menjadi enam tahun penjara.
“Mengadili, menolak kasasi terdakwa dan penuntut umum KPK. Menjatuhkan pidana penjara selama enam tahun dan denda sebesar Rp250 juta dengan subsider tiga bulan. Menjatuhkan pidana tambahan mengembalikan uang pengganti sebesar Rp1.156.450.000,” bunyi amar putusan majelis hakim tingkat Kasasi Mahkamah Agung.
Jaksa KPK Taufik Ibnugroho mengaku belum menerima secara resmi salinan putusan dari Mahkamah Agung, namun demikian pihaknya mengapresiasi putusan tersebut.
“Meskipun kami selaku Penuntut Umum KPK belum menerima salinan putusan secara resmi, namun kami menghormati dan mengapresiasi putusan Kasasi terhadap terdakwa Dodi Reza Alex Noerdin oleh majelis hakim Kasasi di Mahkamah Agung RI,” ujar Taufiq Ibnugroho melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com
Berita Terkait
-
Kisah Kelam Anak Panti Asuhan Fisabilillah Al Amin Alami Kekerasan, Gigi Patah Sampai Rambut Rontok Karena Dijambak
-
Pemira Versi Warek Digelar, 10 Organisasi Mahasiswa Unsri Layangkan Surat Penolakan
-
Panti Asuhan di Palembang Ini Berubah Bak Neraka, Anak-Anak Dipukul, Dihina Bahkan Pada Difabel
-
Miris! Bukannya Disayangi, Anak-Anak di Panti Asuhan Fisabilillah Al Amin Palembang Dipukul, Ditendang, Dihina Kata-Kata Kasar
-
Berbusana Muslim, Ini Tampang Pengurus Panti Fisabilillah Al Amin Palembang yang Tendang, Hina, Pukul Anak-Anak Asuhan
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?
-
Kabut Asap Belum Usai, 6 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Kembali Terganggu
-
Demo Karhutla Berujung Pengeroyokan 2 Wartawan, Polisi Tangkap Terduga Provokator dan Sita 2 Sajam
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak