SuaraSumsel.id - Seorang pemuda, Sony Cahaya Romadon (20), warga Desa Talang Tinggi, Kecamatan Muara Payang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) ditahan polisi.
Dia ditangkap karena menghina institusi Polri, Polsek Pagar Alam Selatan, Polres Pagaralam, Polda Sumsel di media sosial atau medsos Facebook.
Tim Reskrim Polsek Pagaralam Selatan menangkap Soni di salah satu rumah kerabatnya di Desa Sukaraja, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada Selasa (3/1/2023) pukul 14.00 Wib.
“Dia memposting Ujaran Kebencian terhadap institusi Polri di media sosial yang dilakukannya pada hari Senin tanggal 2 Januari 2022 lalu,” ujar Ipda Akhirudin kepada Sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Sony dengan akun Facebook pribadinya @Wong kito, memposting dari akun pribadinya, dengan unsur memaki dan menjelek-jelekan anggota polisi. Kasus ini diketahui oleh tim Polsek Pagaralam Selatan Polda Sumsel usai berkoordinasi dengan pihak Polsek.
“Kami mendapat informasi dari Postingan di salah satu grup medsos Facebook BISNIS KITE PAGARALAM yang diadmini oleh akun @Anthonio Kazuya terkait kasus ini, kami lakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil dibekuk. Alasannya dia (pelaku) khilaf,” ucap Kapolsek Pagaralam Selatan Ipda Akhirudin, SH.
Ipda Akhirudin, SH mengatakan, selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita satu unit ponsel yang digunakannya untuk memposting Ujaran Kebencian dan juga obat-obatan bermerk Samcodin yang mengandung zat (Dextromethorphane hbr, Guaifenesin, chlorphenamine maleate).
“Kami sita satu buah ponsel yang digunakan untuk melakukan penghinaan melalui media sosial,” lanjutnya.
Soni Cahaya Romadon mengutarakan permintaan maaf atas perbuatannya yang menjelek-jelekan institusi Polri dalam hal ini Polsek Pagaralam Selatan .
Baca Juga: BI: Inflasi Akhir Tahun Sumsel Naik Karena Kenaikan Harga BBM, Namun Terkendali
“Saya Soni Cahya Romadon meminta Maaf kepada institusi Polri khususnya Polsek Pagaralam Selatan dikarenakan postingan saya di facebook/media sosial Bisnis Kite Pagaralam.
Telah menghina dengan kata-kata kasar menghina institusi Polri. Untuk itu sekali lagi saya meminta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi, dan untuk rekan-rekan pengguna media sosial agar lebih bijak dalam bermedia sosial,” ucap Soni saat memberikan klarifikasi permintaan maaf di Polsek Pagaralam Selatan
Sony terancam akan dijerat undang-undang ITE. Selanjutnya, pelaku akan diserahkan ke Polsek Pagaralam Selatan untuk proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Sudah Lewat Tanggal 1, ASN Pemkot Palembang Belum Terima Gaji
-
BI: Inflasi Akhir Tahun Sumsel Naik Karena Kenaikan Harga BBM, Namun Terkendali
-
Pelaku Pemerkosaan Hanya Divonis 10 Bulan, Ortu Korban di Sumsel Minta Jokowi Tegakkan Keadilan
-
Kawanan Pembobol di Palembang Terungkap, Target Rumah Mewah Ditinggal Berlibur
-
Truk Angkut BBM Terguling Tabrak Rumah, Warga Berbondong-Bondong Ambil Tumpahan Solar
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kasus Penembakan TNI di THM Panhead Masuk Tahap Baru, Sertu MRR Hadapi Oditurat Militer
-
Warga Pernah Menang Gugatan Banjir, Tapi Palembang Masih Tergenang
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat