SuaraSumsel.id - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Direktur Ditlantas Polda Sumsel Kombes Pol Pratama Adhyasastra mengatakan arus lalu lintas darat di daerah ini yang akan dilintasi pelaku perjalanan terbagi menjadi tiga jalur.
Adapun ketiga jalur tersebut yakni Jalur Lintas Timur Sumatera (Palembang-Kabupaten Banyuasin, Sumsel- Provinsi Jambi), Lintas Tengah Sumatera (Palembang- Muara Enim - Lubuk Linggau) dan Lintas Umum atau alternatif (Kabupaten PALI-Musi Banyuasin).
Setiap jalur tersebut semuanya memiliki potensi kemacetan saat periode perjalanan Natal dan Tahun Baru ini karena jumlah arus kendaraan yang meningkat. Potensi kerawanan macet perlu diantisipasi berada di Jalur Lintas Timur Sumatera ruas Palembang-Banyuasin.
Baca Juga: Dijanjikan Diterima Pegawai Honorer Pemprov Sumsel, 7 Warga Palembang Ditipu Tetangga
Yaitu mulai dari Palembang - Tugu Polwan Betung (Banyuasin) - wilayah Musi Banyuasin hingga masuk ke Jambi. Karena kondisi jalan yang sempit hanya ada satu lajur, dan ada pasar tumpah dan infrastruktur jalan yang belum 100 persen baik. Lalu ada jarak antara badan jalan yang terpaut 30-40 centimeter, kata dia.
Kemacetan memungkinkan terjadi dengan asumsi kondisi jalan dan ditambah adanya peningkatan arus kenderaan.
Adapun berdasarkan analisa bersama Dinas Perhubungan memperkirakan peningkatan jumlah arus perjalanan kendaraan itu mencapai hingga 200 persen atau sebanyak 44,17 ribu kendaraan dari periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya.
“Untuk itu sebagai upaya antisipasi kami menyiapkan penebalan personel, mobil merek, dan mobil patroli pemandu saat malam hari di ruas jalan itu (Lintas Timur),” kata dia.
Selain itu para pengemudi kendaraan juga perlu mengantisipasi kerawanan kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar- Pematang Panggang - Kayuagung (Terpeka) GT Kramasan.
Baca Juga: Terungkap! Kebakaran Rumah Tewaskan Tiga Warga Sumsel Akibat Simpan Solar Ilegal
“Di sana ada 19 titik yang menjadi atensi. Catatan kami ada tiga titik rawan kecelakaan JTSS Terpeka berada di KM 361-KM 365 karena masih ada perbaikan jalan,” ujarnya, setidaknya sejak dua bulan terakhir sudah ada sebanyak tiga kasus kecelakaan di ruas tersebut.
Untuk Jalan Tol Trans Sumatera ruas Palembang - Indralaya (Palindra) 22 kilometer, ruas Kayu Agung-Palembang - Betung (Kapalbetung) 111 kilometer sudah selesai 100 persen perbaikannya dan aman untuk dilintasi, katanya [ANTARA]
Berita Terkait
-
Hingga H-2 Lebaran, Volume Kendaraan yang Melintas Tol Cipali Tercatat 5.000 per Jam
-
Komdigi Jamin Jaringan Internet di Area Arus Mudik Stabil Selama Lebaran, Rata-rata 30-50 Mbps
-
Kasus Bikin Konten Rendang Hilang, Polisi Periksa Pelapor Willie Salim
-
Gubernur Herman Deru Buka Rakor Forkopimda Se-Sumsel
-
Gercep Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Herman Deru Cek Jalur Tol Alternatif Palembang-Betung
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR