SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) menjanjikan megalokasikan bantuan langsung tunai (BLT) sebagai kompensasi atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BLT-BBM) bersubsidi. Alokasi tersebut salah satunya ditujukan bagi pengemudi Ojek Online (Ojol) di Kota Palembang.
Meski demikian, jani bantuan tersebut belum teralokasikan. Pemkot mengungkapkan jika alokasi anggaran masih dalam tahap verifikasi data.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan bantuan BLT-BBM itu masih perlu diverifikasi karena banyak anggota Ojol yang tergabung dalam asosiasi belum memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.
“Perlu singkronisasi validasi data yang masuk karena banyak anggota Ojol yang tergabung dalam asosiasi sebagai penerima bantuan belum memenuhi peraturan yang berlaku,”katanya melansir ANTARA.
Pihaknya akan memverifikasi faktual data yang masuk agar tidak ada duplikasi data sehingga alokasi bantuan tersebut nantinya tepat sasaran.
"Saya sudah minta Dinas Perhubungan (Dishub) dan Inspektorat agar turun ke lapangan memvalidasi data Ojol ini sehingga nantinya menjadi singkron dan alokasinya pun tepat sasaran," ujarnya. BLT tersebut akan direalisasikan paling lambat minggu ketiga bulan November 2022.
Pemkot Palembang sebelumnya juga telah memetakan target sasaran penerima bantuan kompensasi penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, bersumber dari dana yang transfer ke daerah berupa Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU).
Target calon penerima bantuan kompensasi BBM subsidi menyasar ke berbagai profesi yang terdampak secara ekonomi.
Sasaran tersebut, antara lain tukang ojek daring atau ojol, sopir angkutan umum, nelayan, dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagaimana yang sudah ditargetkan pemerintah provinsi setempat.
Baca Juga: Palembang Hujan Pagi Ini, Berikut Wilayah Sumsel Diguyur Hujan Sampai Dini Hari
Dari target sasaran itu, yang sudah terpetakan pihaknya sejauh ini adalah tukang ojek daring sekitar 7.000 orang. Mereka tergabung dalam perkumpulan Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan di Kota Palembang.
Begitu pula BLT untuk padat karya masih menunggu payung hukum agar secara administrasi nantinya sesuai ketentuan penggunaan anggaran.
Hasil koordinasi bersama seluruh organisasi perangkat daerah-BUMD Palembang disepakati mengalokasikan anggaran senilai Rp4,6 miliar untuk membuka lapangan pekerjaan bersifat padat karya kepada masyarakat yang tersebar di 107 kelurahan.
Selain itu, mengalokasikan pemotongan harga saluran air bersih senilai Rp50 ribu selama tiga bulan. Ini sudah dilakukan terhitung mulai Oktober untuk sekitar 13.700 sambungan saluran air bersih untuk rumah tangga kategori keluarga berpenghasilan rendah di 17 kecamatan di Kota Palembang. [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
-
Begini Kondisi Binaragawati yang Ditendang Driver Ojol, Pengacara: Pelaku Harus Segera Ditangkap!
-
Mengenal KH Ahmad Sanusi Pahlawan Tanah Pasundan, Puluhan Anak di Bandung Timba Ilmu di Gubuk Reyot
-
Begal Motor Modus Tawuran Marak di Palembang, Belasan Pelajar Ditangkap Polisi
-
Palembang Hujan Pagi Ini, Berikut Wilayah Sumsel Diguyur Hujan Sampai Dini Hari
-
Pelaku Pemukulan Driver Ojol di Tamansari Bukan Tamu Hotel, Hanya Cari Perlindungan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kejati Tegaskan Perbankan Tidak Menikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Sudah Kembali
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama