SuaraSumsel.id - Aksi begal di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) makin marak. Namun kekinian, aksi begal ini dibalut dengan aksi tawuran yang kerap dipicu dengan tujuan begal. Atas hal itu, belasan pelajar ditangkap polisi.
Para pelajar ini diduga terlibat tiga kali aksi begal dengan modus tawuran, di antaranya sempat begal menggunakan sajam di atas Jembatan Kramasan Lingkar Jakabaring dan pintu masuk tol Pemulutan.
Sementara untuk aksi tawuran ini, dilakukan antar-pelajar, di mana lima belas pelajar ini menamai perkumpulan dengan sebutan “GM All BES”.
Perkumpulan mereka ini juga kerap kali melakukan sweaping serta menantang sekolah lain melalui sosial media tiktok dengan akun @gama_allbase untuk melakukan aksi tawuran.
Bahkan polisi, juga mengamankan barang bukti berupa dua unit motor, serta satu bilah pedang dengan panjang lebih dari satu meter, dua buah celurit, kapak, serta kunci leter T.
Di mana benda-benda tersebut kerap digunakan saat tawuran ataupun melakukan aksi begal. Dari pengkuan satu pelajar H (17) didapati modus mereka kerap melakukan begal dengan cara aksi tawuran, saat situasi panik korban yang kabur meninggalkan motor lantas dibawa kabur oleh rombongan mereka.
“Saat di lokasi sudah ricuh, di saat itulah kami mengambil motor milik pelajar lain dengan menggunakan kunci T dan saya bagian yang ikut memukul korban” ujarnya.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, komplotan pelajar begal ini juga pernah beraksi di jalanan sekira bulan Oktober 2022 yang berlokasi di Jembatan Kramasan dengan modus yang sama juga.
Di Oktober juha para gerombolan pelajar ini juga melakukan aksi begal di wilayah Ogan Ilir (OI). Dan di dekat Bundaran Jakabaring. Saat ini para pelajar tersebut tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas kepolisan.
Baca Juga: Palembang Hujan Pagi Ini, Berikut Wilayah Sumsel Diguyur Hujan Sampai Dini Hari
Tag
Berita Terkait
-
Dua Pelajar SMP di Sumsel Duel Maut Gegara Sambal di Tekwan, Satu Tewas
-
Rombongan Pelajar SMP Bandar Lampung Hendak Serang SMP di Jatiagung, Beruntung Dicegah Warga
-
Kocar-kacir Didatangi Polisi, 3 Pelajar SMP Diciduk Hendak Tawuran di Palmerah, 2 Celurit Diamankan
-
Dor Dor! Polisi Lepaskan Tembakan ke Udara Bubarkan Tawuran di Cengkareng Timur, Satu Pelajar Bercelurit Ditangkap
-
Pelajar SMA di Sumsel Bawa Ganja 7 Kilogram, Dikirim Bandar di Padang
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik
-
Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor
-
Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti
-
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia
-
Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi