SuaraSumsel.id - Kerajinan rajut makin mendapatkan "hati" bagi wong Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Setidaknya pada akhir pekan lalu bertepatan dengan Musi Craft, kerajinan rajut seperti tas makin digemari oleh wong Palembang.
Salah satu penggiat usaha kerajinan rajut di Palembang, Nency (30) mengungkapkan jika usaha yang digelutinya telah berlangsung selama satu tahun yang lalu. Usaha ini pun makin diterima oleh penggemar, wong Palembang.
"Awalnya dari senang sama tas rajut, akhirnya belajar merajut kemudian buka usaha kecil-kecilan," ujarnya melansir wongkito.co-jaringan Suara.com.
Dia mengungkapkan pelanggan rajut di Palembang kini sudah mulai dari semua kalangan usia, baik anak-anak hingga orang dewasa. Harga produk rajut di Palembang pun beragam, mulai dari bahan tali jari.
Harga produk kerajinan rajut di Palembang dibandrol dengan harga Rp50.000 hingga Rp100.000 per unit kerajinannya.
"Banyak anak muda yang beli, ada juga orang dewasa. Tas saya ini kan banyak warnanya, jadi semua kalangan suka," akunya dia
Penyuka bahan rajut di Palembang, Dilla (23) mengungkapkan sengaja membeli tas rajut karena suka. Produk rajut seperti tas ini memiliki motif yang bagus, kualitasnya lebih tahan lama kuat karena tidak gampang rusak.
"Iya, semua keluarga saya pakai tas ini karena mendukung produk lokal dan juga tasnya cantik," kata dia yang mengaku lebih suka kerajinan tangan ketimbang produk pabrik.
Baca Juga: Sumsel di Awal Pekan, Palembang Diguyur Hujan Pada Siang Sampai Sore Hari
Tag
Berita Terkait
-
Tersenggol Kereta Api di Seberang Pintu Keluar PTM Square, ASN Lahat Nyaris Tewas Terpental
-
Sumsel di Awal Pekan, Palembang Diguyur Hujan Pada Siang Sampai Sore Hari
-
Pesta Organ Tunggal di Sumsel Makan Korban, Warga Lahat Tewas Ditikam Tetangga Mabuk Miras
-
Sumsel Sepekan: Temuan Cadangan Migas Baru di Gelumbang Muara Enim Dan 4 Berita Menarik Lainnya
-
Aksi Pemalakan Terekam, Tiga 'Bang Jago' Bertato Tak Berkutik Ditangkap
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer
-
Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan