SuaraSumsel.id - Ucok Hidayat kembali memimpin Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatera Selatan. Ucok terpilih secara aklamasi dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Palembang, Sabtu (5/11/2022).
Ucok yang diwawancarai setelah KLB mengatakan tugas berat menanti dirinya ke depan karena harus memaksimalkan potensi daerah demi kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada 2023.
"Terima kasih atas kepercayaan insan sepak bola Sumsel. Ke depan kami mengajak semua pihak untuk bahu-membahu menciptakan persepakbolaan Sumsel yang semakin disegani, khususnya terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20, kami mengajak semua untuk ikut menyukseskannya," kata Ucok dalam sambutannya.
Dalam periode pertama kepemimpinannya di PSSI Sumsel, Ucok dan jajaran berupaya mengangkat citra sepak bola Sumsel. Meski dua tahun dihantam pandemi, kompetisi lokal tetap bergulir untuk menjaring bibit muda.
Penyelenggaraan kompetisi di berbagai tingkatan sesuai dengan agenda PSSI tetap dijalankan sehingga ia optimistis sepak bola Sumsel akan kembali ke masa jayanya.
"Dari segi historis sepak bola Sumsel punya sejarah, meskipun belum terlalu panjang seperti daerah lain. Namun bibit pesepak bola Sumsel cukup diakui di Indonesia. Belum lagi terkait penyelenggaraan event, sehingga kami berharap dukungan semua masyarakat," kata dia.
Dalam kongres ini juga dipilih dan disahkan empat orang Executive Committee (Exco), yakni Ahmad Toyibir, Indrayadi SE, Mathys Rugrebert dan Islah Taufik.
Keempatnya merupakan wajah baru yang menduduki Anggota Exco PSSI Sumsel. Ahmad Toyibir menyita perhatian lantaran berhasil mengumpulkan suara terbanyak yakni 27 dari 29 suara sah.
Plt Kadisbun Musi Banyuasin itu saat ini masih menjabat sebagai Presiden Persimuba.
Baca Juga: Ketum PSSI Ingatkan Timnas Indonesia U-19 untuk Selalu Fokus
"Terima kasih atas kepercayaannya kepada kami, ke depan kami siap mendukung program Asprov PSSI Sumsel untuk memajukan sepak bola di Sumatera Selatan," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Ketum PSSI Ingatkan Timnas Indonesia U-19 untuk Selalu Fokus
-
Tidak Hanya PSSI, Komnas HAM Minta Presiden Jokowi Ikut Bertanggung Jawab Terkait Tragedi Kanjuruhan
-
Presiden RANS Nusantara FC Ungkap Peluang Raffi Ahmad Jadi Pengurus PSSI
-
RANS dan Madura United Enggan Bersuara Soal Sosok Potensial Ketum PSSI
-
Iwan Bule Beri Pernyataan Ingin Segera Gelar KLB, Ternyata Alasannya Begini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang