SuaraSumsel.id - Kondisi halte di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) mengkhawatirkan. Kondisinya ada yang rusak hingga membahayakan. Salah satu bekas fasilitas umum yaitu halte bus yang berada di Jalan Jendral Sudirman KM 3,5 Kelurahan Pahlawan Kecamatan Kemuning Palembang terbengkalai dan membahayakan pejalan kaki.
Menurut pantauan wartawan di lapangan, bekas halte bus tersebut sudah lama terbengkalai dan tidak dirawat oleh pemerintah setempat.
Salah satu mahasiswa di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Putri menilai bahwa kondisi bekas halte bus tersebut terlihat sangat mengkhawatirkan.
“Mungkin karena jaman sekarang bus sudah tidak ada lagi, jadi sangat terlihat halte bus itu tidak dirawat. Salah satu tiangnya kan sudah patah tapi anehnya tidak roboh,” kata Putri yang mengekos di Lorong Ariodillah pada Kamis, (3/11/22).
Dirinya menilai bahwa kondisi tersebut sangat membahayakan bagi pengguna jalan, terutama pejalan kaki.
“Menurut saya kondisi ini sangat membahayakan, terutama banyak anak sekolah dan mahasiswa yang suka lewat dan menunggu jemputan waktu mau pulang,” tuturnya.
Selain tiang yang sudah roboh, Putri juga mengeluhkan tempat tersebut menjadi tempat berkumpulnya anak-anak jalanan di malam hari.
“Saya ngekos di dekat sini, jadi kalau lewat malam hari kadang banyak anak jalanan yang tidur di bekas halte bus tersebut. Nah kondisi ini yang terkadang menimbulkan rasa khawatir dan merasa tempat ini tidak aman, jadi takut gitu kalau mau lewat di malam hari,” lanjutnya.
Putri juga mengatakan karena bekas halte bus yang sudah tidak dipakai lagi, membuat banyak tangan nakal yang mencoret dinding bekas halte bus tersebut.
Baca Juga: KPID: Di Sumsel, Tiga Wilayah Yakni Muara Enim, Prabumulih Dan PALI Migrasi TV Digital
“Mungkin karena kondisinya terbengkalai jadi banyak tangan nakal yang mencoret-coret dinding. Padahal bekas halte ini di pinggir jalan raya, yang pasti terlihat. Tidak enak dilihatnya gitu,” keluhnya.
Oleh sebab itu, kata Putri ada baiknya bekas halte tersebut dibongkar sehingga tidak menimbulkan kasus kriminalitas.
“Kalau memang tidak mampu mengurusnya, mending dibongkar saja. Daripada nanti menjadi sarang kejahatan, kan lebih baik mencegah daripada mengobati,” sarannya.
Menurut Putri tempat tersebut juga bisa disulap menjadi spot foto di pinggir jalan raya yang instagramable.
“Atau mungkin coba direnovasi agar bisa kembali digunakan, kalau tidak digunakan untuk bus kan bisa jadi spot foto untuk anak-anak muda. Kalau direnovasi dan dipercantik pasti lebih enak dipandang,” tukasnya
Sejumlah fasilitas halte lainnya di Palembang juga dalam kondisi tidak maksimal, dan nyaman.
Berita Terkait
-
KPID: Di Sumsel, Tiga Wilayah Yakni Muara Enim, Prabumulih Dan PALI Migrasi TV Digital
-
Harga STB TV Digital di Sumsel Makin Mahal, Ada Sampai Rp600 Ribu
-
Dua Mahasiswi PGRI Silampari Disambar Petir Pulang Berwisata, Satu Meninggal Dunia
-
Bukan Prabowo Subianto, Lawan Sepadan Anies Baswedan Pada Pilpres 2024 Adalah Ganjar Pranowo
-
Sopir Korban Tempeleng Yang Viral Juga Laporkan Istri Pria Plontos: Dia Ikut Mengancam
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi