SuaraSumsel.id - Belum lama ini publik dihebohkan dengan penampilan seorang jaksa perempuan yang merupakan jaksa penuntut umum (JPU) di sidang terdakwa Putri Candrawathi. Jaksa ini kepegok menggunakan tas mewah dengan harga fantastik.
Harga tali tasnya saja mencapai puluhan juta, 980 dollar AS atau sama dengan Rp15,2 juta.
Adapun pihak jaksa kejaksaan agung mengklarifikasi hal tersebut. Diungkapkan Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum), Ketut Sumedana mengungkapkan jika tas yang digunakan JPU merupakan tas tiruan alias kualitas keduanya (KW).
“Saya sudah cek sama Jampidum (jaksa agung muda bidang tindak pidana umum) ternyata tas KW buatan Sidoarjo,” ujar Ketut Sumendana melansir terkini.id-jaringan Suara.com.
Tas yang dipakai JPU dalam persidangan Putri Candrawathi tidak fantastis seperti tas asli Fendi. “Harganya kisaran Rp 900.000 sampai Rp 1,6 juta. Banyak (dijual) kok di Yogya dan Jatim,” kata dia.
Ketut Sumendana memberikan nasihat kepada seluruh jaksa untuk mengutamakan penampilan yang sederhana.
“Yang jelas Pak Jaksa Agung selalu menekankan pola hidup sederhana, tidak boleh tampil bermewah-mewahan di depan umum,” tuturnya.
“Saya meneruskan pesan Jaksa Agung di berbagai kesempatan mengimbau kepada seluruh Insan Adhyaksa untuk menerapkan pola hidup sederhana, tidak menampilkan hedonisme di tengah-tengah masyarakat yang masih prihatin akibat krisis multidimensi yang berkepanjangan; itu juga berlaku bagi keluarga besar Kejaksaan (keluarga Jaksa),” lanjutnya.
Awalnya tas mewah yang digunakan jaksa itu diunggah oleh salah satu pengguna media sosial Twitter.
Baca Juga: Cuaca Sumsel Hari Ini: Palembang Hujan Siang Sampai Dini Hari
“Ibu JPU di sidang kasus Ferdy Sambo. Tasnya kerenn juga,” ucap akun Twitter @okenexts.
Harga asli tas Fendi ini adalah 3.100 dollar AS atau setara dengan Rp48,3 juta, dengan harga Strap You yang terdapat pada tas Fendi itu bernilai 980 dollar AS atau sama dengan Rp15,2 juta.
Tag
Berita Terkait
-
Bharada E Siap Bela Brigadir J Hingga Akhir: Saya Yakin Bang Yos Tidak Melakukan Pelecehan
-
Sangat Akrab, Putri Candrawathi Tak Canggung Rangkul Brigadir J dan Adik: Bangga Saya Jadi Emaknya
-
Kasus Pelecehan Seksual Putri Candrawathi Disebut Ironi Viktimisasi
-
Sosok Erna Normawati, JPU Putri Candrawathi yang Disorot Bawa Tas Mewah Ternyata KW
-
Ngenes, Sosok Ini Ditelpon Ferdy Sambo, Ujung-ujungnya Dibohongi dan Disuruh Angkat Jenazah Brigadir J: Itu Siapa Jenderal?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
Car Free Day di Ampera Resmi Dimulai, Mampukah Bertahan atau Sekadar Seremonial?