SuaraSumsel.id - Hotman Paris memastikan menjadi kuasa hukum mantan Kapolda Sumatra Barat, Irjen Teddy Minahasa. Jenderal bintang dua ini menjadi tersangka sekaligus pengedar narkoba saat menjabat orang nomor satu di kepolisian di Sumatera Barat.
Hotman Paris pun sempat dikritik netizen karena bersedia menjadi kuasa hukum jenderal di pusaran narkoba. Banyak juga yang membandingkan sikap Hotman Paris saat menolak membela Ferdy Sambo dan istri. Di kasus Irjen Teddy Minahasa, Hotman Paris mengungkapkan jika kliannya merupakan korban hasil dijebak.
Menurut Hotman Paris alasannya membela Teddy Minahasa dikarenakan yang bersangkutan pernah membantunya menangani kasus-kasus di Kopi Johny.
“Motivasi saya kenapa mau, karena waktu sebelum corona Pak Teddy Minahasa ini banyak membantu kasus-kasus pengaduan di Kopi Johny, kasus rakyat-rakyat kecil yang saya bantu. Begitu lah perkenalan awal saya dengan beliau,” ujarnya di media sosial miliknya.
Hotman Paris menyatakan jika pekerjaannya sebagai pengacara adalah untuk memberikan bantuan hukum pada orang yang sedang bermasalah hukum agar putusan sesuai fakta persidangan.
Teddy Minahasa tak diduga terlibat dalam pengedaran narkoba namun juga dianggap sebagai pengguna berdasarkan hasil tes urine.
Akan tetapi Teddy Minahasa kemudian membantah tuduhan tersebut, menurutnya tes urine bisa positif narkoba karena pengaruh bius karena sakit gigi dan persendian.
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, Hotman Paris meyakini jika kliennya bukanlah pengedar apalagi pemakai.
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, Hotman Paris pun memberikan jaminan jika kliennya tidak akan mangkir atau bahkan melarikan diri dari tanggung jawab.“Buktinya sudah makin mengerucut, Teddy Minahasa merupakan korban,” ujar Hotman
Baca Juga: 4 BUMD Sumsel Terjerat Kasus Korupsi: Terpidana Ada Mantan Gubernur Sumsel Dua Periode
“Buktinya sudah makin mengerucut, Teddy Minahasa merupakan korban,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Teddy Minahasa Diyakini Hanya Korban, Hotman Paris Beberkan Ini
-
Ditunjuk Jadi Pengacara Irjen Teddy Minahasa, Hotman Paris Lakukan Strategi Ini untuk Selamatkan Kliennya
-
Terpopuler: Geger Wanita Bercadar Todong Paspampres di Istana Presiden, Mamah Dedeh Ceramah Soal KDRT
-
Hotman Paris Klaim 5 Kg Sabu untuk Pancing Pembeli Narkoba, Skenario Selamatkan Teddy Minahasa?
-
Penampakan Irjen Teddy Minahasa Pakai Peci dan Baju Tahanan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap