SuaraSumsel.id - Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Suharyono langsung bersujud syukur saat menginjakkan kakinya di ranah minang, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (20/10/2022) siang.
Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, di Padang Pariaman langsung menyambut kehadiran jenderal bintang dua tersebut bersama sejumlah pejabat utama Polda Sumbar.
"Selamat datang di Ranah Minang," katanya.
Irjen Pol Suharyono merupakan lulusan terbaik peraih Adhi Makayasa Akpol 1992 yang langsung sujud di Tanah Minangkabau saat turun dari pesawat kemudian menerima pemasangan 'deta' atau ikat kepala khas Minangkabau dari Wakapolda Sumbar.
Wakapolda yang mendampingi Kapolda Sumbar memperkenalkan Forkopimda Sumbar, para Pejabat Utama dan Kapolres se-jajaran Polda Sumbar.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol Suharyono sebagai Kapolda Sumbar bersama sejumlah perwira tinggi di lingkungan Polri di Jakarta, Selasa.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan Irjen Pol Suharyono sebelumnya bertugas di Otoritas Jasa Keuangan dan dilantik berdasarkan Surat Telegram Kapolri dengan Nomor: ST/2223/X/KEP./2022, tertanggal 14 Oktober 2022.
Menurut dia, setelah pelantikan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono akan tiba di Padang pada Kamis (20/10) dan akan mengikuti sejumlah kegiatan.
"Kamis datang, acara Welcome Dinner sekaligus silaturahmi dengan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Istana Gubernuran, pada malam hari," katanya lagi.
Baca Juga: Cuaca Sumsel: Palembang Diguyur Hujan Ringan Sampai Malam Hari
Selanjutnya pada Jumat tanggal 21 Oktober 2022 akan dilakukan penyambutan Kapolda di Mapolda Sumbar.
"Rangkaian kegiatan setelah penyambutan Kapolda dilanjutkan laporan kesatuan, kemudian commander wish Kapolda, dan arahan Kapolda," ujarnya.
"Saya mengajak kepada seluruh anggota Polda Sumbar dan masyarakat Sumbar, agar selalu mendoakan Kapolda agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik di Sumatera Barat," kata dia.
Kapolda Sumbar dijabat oleh Irjen Pol Teddy Minahasa Putra yang akan dimutasi sebagai Kapolda Jawa Timur dan digantikan mantan Karo Penmas Mabes Polri Irjen Pol Rusdi Hartono, namun karena ada kasus dugaan pelanggaran etik terhadap Irjen Pol Teddy sebelum pelantikan.
Kapolri mengeluarkan keputusan memindahkan Irjen Pol Rusdi menjadi Kapolda Jambi dan Irjen Pol Suharyono menjadi Kapolda Sumbar.
Berita Terkait
-
Usai Dilantik Kapolri, Kapolda Sumbar Irjen Suharyono Tiba di Ranah Minang Gantikan Irjen Teddy Minahasa
-
Mendarat di Ranah Minang, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono Langsung Sujud Syukur
-
Blak-blakan Mantan Kapolda Sumbar Fakhrizal Terjun ke Politik dan Memilih PDIP: Pengabdian Baru untuk Ranah Minang!
-
Daftar 5 Anggota Polda Sumbar Terseret Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa, Ada Kompol hingga Brigadir!
-
Mantan Kapolda Sumbar Bergabung ke PDI Perjuangan, Ini Alasannya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional