SuaraSumsel.id - Puluhan rumah warga di Kecamatan Baturaja Barat dan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) rusak berat akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi pada Kamis sekitar pukul 14.30 WIB.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Komering Ulu (OKU), Amzar Kristopa didampingi Manager Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), Gunalfi di Baturaja, Kamis mengatakan, titik lokasi bencana alam ini meliputi Desa Saung Naga, Desa Kemilau Baru dan Desa Tanjung Baru.
Bencana alam yang disebabkan hujan deras disertai angin kencang ini merusak 89 unit rumah warga hingga mengalami rusak berat dan ringan dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
"Bahkan ada satu unit rumah warga yang rata dengan tanah dan satu pohon tumbang akibat puting beliung," katanya.
Meskipun tidak ada korban jiwa, akibat bencana alam ratusan kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat aman guna mengantisipasi bencana susulan.
Dia mengemukakan, saat ini pihaknya sudah menerjunkan personel dan menurunkan alat berat guna membersihkan bekas material rumah yang runtuh akibat diterjang angin puting beliung.
Melansir ANTARA, BPBD OKU juga melakukan pemantauan cuaca BMKG 1x24 jam dan meneruskan peringatan dini kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap bencana susulan.
"Untuk kondisi di lokasi bencana saat ini masih aman dan terkendali. Hanya saja, satu akses jalan belum bisa dilalui kendaraan roda empat akibat tiang listrik patah," ujarnya.
Ia mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana susulan supaya tidak menimbulkan korban jiwa
Baca Juga: Tragis! Ibu Muda di Sumsel Disetubuhi Pria Beristri, Tangan Dan Kaki Diikat Ditodong Pisau
"Mengingat berdasarkan peringatan dini dari BMKG intensitas curah hujan tinggi disertai angin kencang masih akan terjadi di Kabupaten OKU selama beberapa hari ke depan," katanya.
Berita Terkait
-
Rayakan 39 Tahun Bermusik, Slank Gelar Konser Dimulai di Palembang 6 November 2022
-
Tragis! Ibu Muda di Sumsel Disetubuhi Pria Beristri, Tangan Dan Kaki Diikat Ditodong Pisau
-
Gudang Simpan BBM di Sumsel Kembali Terbakar, Menjalar ke Rumah Warga
-
Pendaftaran Guru PPPK Non ASN Palembang Masih Sepi, Penyebabnya Banyak yang Gaptek
-
Viral Isu Tsunami Akibat Air Laut Pantai Sanfur di Babel Menyusut, BMKG Beri Penjelasan Ini
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
Kronologi Hacker Selapan Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih, Bermula dari Password
-
Rp8,68 Miliar untuk Rumah Dinas DPRD Sumsel di 2026, Apa Pertimbangan di Baliknya?
-
7 Alasan Lapangan Hatta Jadi Spot Olahraga Pagi Favorit di Palembang, Ramai Komunitas Sehat