SuaraSumsel.id - Sumatera Selatan (Sumsel) berpotensi hujan disertai petir pada Kamis (13/10/2022). Pada pagi hari, Sumsel berawan dengan potensi hujan ringan di OKI dan Banyuasin.
Sedangkan di siang dan sore hari, Sumsel bercuaca berawan dengan potensi hujan petir. Potensi hujan disertai petir terjadi di wilayah OKI, OKU Timur, OKU Selatan, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas dan Banyuasin.
Potensi hujan ringan juga terjadi di wilayah OKU, Pagaralam, Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara. Pada malam hari, Sumsel juga berawan dengan potensi hujan disertai petir.
Peristiwa hujan disertai petir ini terjadi di wilayah OKI, OKU, Ogan Ilir, Muara Enim, PALI, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang.
"Potensi hujan ringan di wilayah OKU Timur, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara," katanya. Pada dini hari, Sumsel berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Musi Banyuasin dan Banyuasin.
Peringatan dini cuaca Sumsel yakni waspada berpotensi hujan dengan intensitas sedang dan lebat yang dapat disertai kilat daan petir serta angin kencang berdurasi singkat pada siang hingga sore hari.
Hujan disertai kilat dan petir disertai angin kencang berdurasi singkat terjadi di wilayah OKI, OKU Timur, OKU Selatan, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas dan Banyuasin.
"Pada malam hari di wilayah OKI, OKU, Ogan Ilir, Muara Enim, PALI, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang," ujar peringatan BMKG.
Sementara suhu udara wilayah Sumsel dataran rendah sekitar Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan OKI akan cukup hangat, yakni 23 – 32 °C dengan kelembapan udara yakni 60% - 98 %.
Baca Juga: BI Ingatkan Pemda di Sumsel Waspada Gejolak Harga Pangan Jelang Akhir Tahun
Sedangkan suhu udara di wilayah Sumsel dataran tinggi yakni sekitar Pagar Alam, Empat Lawang, Lubuk Linggau, Lahat dan OKU Selatan bersuhu 18 – 30 °C dengan kelembapan Udara 65 % - 100 %.
Berita Terkait
-
Waspada Warga Palembang! 22 Orang Telah Meninggal Dunia Karena DBD Tahun Ini
-
BI Ingatkan Pemda di Sumsel Waspada Gejolak Harga Pangan Jelang Akhir Tahun
-
Ini Alasan Petani Sumsel Enggan Remajakan Kebun Karet: Harga Jual Kian Tak Menguntungkan
-
Fakta-Fakta Kadus Dan Istri di Banyuasin Sumsel Tewas Dirampok: Harta dan Emas Ludes Digondol Pelaku
-
9 Fakta Kekerasan di Diksar UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang: Terduga Pelaku Guru Ngaji Korban
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
Terkini
-
7 Kali Reshuffle Prabowo, Pengamat UIN Raden Fatah Palembang Soroti Efeknya ke Birokrasi
-
Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?