SuaraSumsel.id - Kekerasan di dua kampus masih diterjadi di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Seorang mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang menjadi korban penganiayaan oleh oknum senior dan rekannya.
Peristiwa ini kemudian ramai dibahas di media sosial. Banyak netizen dibuat geram atas peristiwa yang dianggap keterlaluan dan sudah tidak manusiawai.
Korban mengikuti Diksar UKMK (Unit Kegiatan Mahasiswa khusus) Penelitian dan Pengembangan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Gandus Palembang selama 4 hari pekan lalu.
MRK, salah satu teman korban yang menjemput di Bumi Perkemahan Gandus, Sabtu (1/10/2022) membenarkan atas kejadian tersebut.
“Kita memberitahu kepada orangtua korban dan menjemput korban saat hari ketiga kegiatan yang diikuti korban,” ujarnya saat dibincangi Merdeka-news.com melalui gawainya, Senin (3/10/2022).
Saat itu korban dijemput bersama dengan orangtuanya dan anggota Polsek Gandus dalam keadaan memprihatinkan.
“Kami jemput, Yaa Allah keadaanyo sampe kakinyo miring, wajahnya bengkak yang belakangan kita ketahui disiksa dan disulut pakek rokok, dan ditelanjangi oleh sejumlah oknum diduga panitia,” jelasnya.
Peristiwa itu berawal saat korban berkomentar atas bergabungnya korban ke UKMK tersebut dan mengikuti agenda tahunan yang diselenggarakan.
Kekinian korban dirawat di RS Hermina Jakabaring Palembang, sementara pihak UIN Raden Fatah Palembang mengungkapkan masih akan memperdalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Truk Angkut Batu Bara Kelebihan Muatan Tabrak Rumah Tetangga Wabup OKI Sumsel, Sopir Melarikan Diri
Netizen pun kemudian ramai mengomentari diksar yang berakhir plonco tersebut.
"Masih ado gawe yang cak ini..." ujar netizen geram.
"Kampus islam yg tidak mencerminkan ke islamannya, padahal kampus islam itu harusnya beretika, berakhlaq mulia,cakmn klu dihapus be kegiatan ukmk dak jelas jg tujuannya utk apo, klu lah kejadian cak ini mencoreng nama kampus," saut netizen lain lebih geram.
Tag
Berita Terkait
-
Diksar UKMK UIN Raden Fatah Palembang Makan Korban: Mahasiswa Diplonco, Ditelanjangi, Disulut Rokok, Kini Trauma
-
Truk Angkut Batu Bara Kelebihan Muatan Tabrak Rumah Tetangga Wabup OKI Sumsel, Sopir Melarikan Diri
-
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ditelanjangi, Ditonjok, Disulut Rokok
-
Mahasiswa Baru UKMK Litbag UIN Raden Fatah Palembang Dianiaya Kakak Tingkat, Alami Luka Sampai Trauma
-
BMKG: Cuaca Sumsel Hari Ini, Potensi Hujan Disertai Petir di Sebagian Wilayah
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Aksi Kolektif Earth Hour, BRI Tunjukkan Komitmen Keberlanjutan
-
Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush
-
Kejagung Periksa Kajari Pagaralam, Ini 5 Fakta Sebenarnya di Balik Isu OTT
-
Ampera Ditutup 4-5 April, Ini Jalur Alternatif Tercepat yang Bisa Dilalui Warga Palembang
-
Bank Sumsel Babel Percepat Akses Pembiayaan Lewat Kolaborasi Rp300 Miliar dengan SMF