SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota Jambi membongkar gudang minyak ilegal di Kota Jambi, sebagai tindak lanjut penertiban gudang ilegal yang sudah dilakukan oleh Polda Jambi beberapa waktu lalu.
"Ada 16 gudang yang dibongkar di berbagai kecamatan," kata Asisten 1 Setda Kota Jambi, Amirullah di Jambi, Sabtu.
Pemerintah sudah melakukan langkah persuasif kepada pemilik gudang tanpa izin tersebut. Namun, hal tersebut tidak ditanggapi oleh pemilik gudang. "Pemilik gudang entah kemana, yang punya dipanggil tidak pernah ada," katanya.
Pemerintah kembali mengambil langkah persuasif kepada pemilik tanah dan meminta untuk membongkar gudang tersebut. Diketahui, gudang penyimpanan minyak ilegal yang dibongkar ini berstatus menyewa lahan.
"Iya mereka sewa lahan, pemilik tanah setuju untuk bongkar gudangnya dan didukung masyarakat sekitar," katanya meneruskan.
Pemerintah melakukan pembongkaran tiga gudang ilegal di Kelurahan Sijenjang, Kota Jambi. Gudang-gudang minyak ilegal tersebut diketahui sudah ditinggalkan pemiliknya saat akan dibongkar.
Untuk barang -barang yang ditemukan dalam gudang ilegal tersebut, Amirullah menyebutkan bahwa barang akan dititipkan sementara kepada pemilik lahan.
"Ini semua ilegal, izin tidak ada," tegasnya.
Pembongkaran gudang-gudang minyak ilegal ini, terus dilakukan secara berlanjut oleh pemerintah.
Baca Juga: Kenaikan Tarif AKDP di Sumsel Masih Dikaji, Padahal BBM Sudah Dua Pekan Naik
"Bongkar gudang ini sehari tidak bisa selesai, makanya kita berlanjut terus," katanya.
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha sejak jauh hari juga telah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi dan tim untuk melihat kembali perizinan gudang-gudang yang ada di Kota Jambi.
Dirinya juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika merasa mencurigai keberadaan gudang minyak ilegal.
"Inikan membahayakan masyarakat," katanya.
Pemerintah Kota Jambi juga mengapresiasi langkah Polda Jambi yang tegas dalam menindak pelaku -pelaku penyalahgunaan minyak ilegal didaerah tersebut. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Ustaz Cabuli Dua Orang Santrinya Dengan Modus Minta Pijat
-
Parah! Pura-pura Minta Dipijat, Ustaz Cabuli Dua Santri Pria di Pondok Pesantren
-
Belum Ditetapkan Jadi Kawasan Cagar Budaya, Benda Bersejarah di Aliran Sungai Muaro Jambi Dijarah Warga
-
BPCB Jambi Identifikasi Aksi Penjarahan Artefak Sejarah di Sungai Batang Hari Dilakukan Pendatang dari Sumsel
-
Merompak Nelayan, Gerombolan Bajak Laut di Jambi Diringkus Polisi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi
-
Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah
-
Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera