SuaraSumsel.id - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengungkapkan jika pemain siang berlaga malam ini. Ia optimis dengan mental yang sangat kuat menjelang pertandingan melawan Vietnam di penyisihan Piala Asia U-20, digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu malam.
“Sekarang waktunya menang melawan Vietnam. Jangan takut dan mohon doanya seluruh masyarakat Indonesia,” ucapnya.
Kendati dibayangi statistik negatif tidak pernah membawa Indonesia menang atas Vietnam, namun pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut percaya diri pada laga terakhir Grup F nanti akan dimenangkan anak asuhnya.
“Mental anak-anak mengalami perkembangan luar biasa dan sekarang kondisinya jauh lebih baik,” ujarnya di Surabaya, Minggu.
Marselino Ferdinan dan kawan-kawan bahkan sudah berlatih tendangan penalti mengantisipasi skor imbang selama 90 menit. Pada pertandingan nanti jika 2x45 menit waktu normal berakhir dengan skor sama kuat maka dilanjutkan langsung adu penalti.
Ini karena kedua tim sama-sama meraih angka sama (enam poin) dan jumlah selisih gol tak berbeda (memasukkan sembilan gol dan kemasukan satu gol).
Jika Indonesia kalah dan di posisi kedua maka menunggu hasil grup lainnya terkait runner up terbaik. Regulasi sama berlaku jika Vietnam yang menelan kekalahan.
Lolos ke putaran final Piala Asia U-20 tahun 2023 di Uzbekistan adalah 10 tim peringkat pertama pada babak penyisihan, beserta lima runner up terbaik berdasarkan selisih gol.
Pelatih STY, sapaan Shin Tae-yong, optimis timnya sukses mengalahkan Vietnam malam nanti, terlebih tak ada pemain yang cedera menghadapi pertandingan.
Baca Juga: Pelaku Pemukul PM TNI Merengek Dengan Tangan Diborgol, Polda Sumsel: Oknum Alami Gangguan Jiwa
“Semua dalam kondisi siap tanding, hanya kiper Cahya Supriadi yang cedera dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Dia masih perlu mendapat perhatian serius dari tim medis,” katanya.
Sebagai pengganti Cahya Supriadi, STY sudah menyiapkan Aditya Arya Nugraha di bawah mistar untuk mengawal gawang tim Garuda Nusantara.
“Performa perdananya melawan Hong Kong sebagai pemain pengganti sudah bagus. Dia memang sempat ada kesalahan, tapi secara umum sudah sangat siap menghadapi serangan Vietnam,” tutur STY.
Timnas Indonesia diperkirakan mendapat dukungan dari puluhan ribu suporter yang akan memadati Stadion Gelora Bung Tomo. Penjualan tiket juga mendapat sambutan antusias dari para penggemar sepak bola Indonesia, khususnya dari Surabaya dan Jawa Timur.
Baca juga: Babak kualifikasi piala Asia U-20, Timnas Indonesia kandaskan Hong Kong 5-1
Tag
Berita Terkait
-
PARAH BANGET Media Ini Sebut Shin Tae-yong Takut dengan Timnas Vietnam U-20
-
Timnas U-20 Indonesia Vs Vietnam! Tribune Utara dan Selatan Stadion GBT Full Koreografi
-
Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-20 vs Vietnam U-20
-
Laga Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 Wajib Menang! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Vietnam
-
Klasemen Terbaru Runner-Up Terbaik Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Vietnam Bersaing dengan Malaysia
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap