SuaraSumsel.id - Kepolisian Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkapkan jika anggota polisi, Bripka S yang memukul polisi militer (PM) TNI di Palembang sedang sakit. Polisi tersebut disebutkan mengalami gangguan jiwa hingga masih akan terus melanjutkan pemeriksaan terhadap pelaku tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi didampingi Kabiddokkes Polda Sumsel, Kombes Syamsul Bahar M Kes mengatakan, Bripka S bukan pura-pura gila, melainkan memang tengah mengalami gangguan jiwa.
Bripka S memang menderita gangguan kejiwaan dengan surat yang dikeluarkan dari RS Ernaldi Bahar Palembang (rumah sakit khusus penyakit jiwa).
Hal ini berdasarkan Surat keterangan hasil BPKP Polri Nomor : R /34/ VI/ KES.3./ 2022/ Biddokes. Dimana dalam surat ini dikeluarkan pada 24 Juni 2022 oleh Dr.Abdullah Sahab,SpKJ,MARS dari RS Ernaldi Bahar Palembang yang menyatakan Bripka SL mengalami gangguan jiwa.
“Kita mempunyai bukti kalau Bripka SL ini memang mengalami gangguan jiwa bukan pura-pura semata,” ujar Kombes Supriadi melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Minggu (18/9/2022).
Atas situasi itu, Bripka S memang tidak dapat melakukan pekerjaan yang berat karena masih memerlukan perawatan dan pengobatan medis.
Dalam rekaman itu diambil baru-baru ini, saat yang bersangkutan Bripka S tengah konseling kejiwaan dengan psikolog guna keperluan proses hukumnya.
“Jadi video yang beredar di medsos menyebut bripka S pura-pura gila yang disebarkan oleh orang tidak bertanggung jawab itu tidak benar. Apalagi itu direkam saat yang bersangkutan sedang melakukan konseling psikolog Polri. Karena yang bersangkutan memang mengalami gangguan kejiwaan,” jelas Supriyadi.
Untuk proses hukum dari laporan Prada Irfan, korban pemukulan dari Bripka SL, hingga kini masih dalam penyidikan baik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel dan oleh Bid Propam Polda Sumsel.
Baca Juga: Video Bripka S Pelaku Pemukul PM TNI di Palembang Menangis Merengek Viral, Ini Kata Polda Sumsel
“Kita tunggu saja laporan dari Ditereskrimum dan BidPropam Polda Sumsel. Karena sampai saat ini masih dalam proses penyidikan,” imbuhnya.
Viral kerena memukul PM TNI Korem Gapo 44
Sebelumnya Bripka S terekam CCTV melakukan pemukulan terhadap anggota PM TNI Polri. Pemukulan terjadi saat anggota PM TNI Polri tersebut mengatur lalu lintas dan membantu seorang menyebrang jalan.
Atas peristiwa itu korban yang merupakan PM TNI Polri Korem Gapo 44 melaporkan ke Polda Sumsel sekaligus menyertai hasil visum atas pemukulan tersebut.
Berita Terkait
-
BRI Salurkan KUR Rp5,41 Triliun di Palembang, Dominan Terserap di Sektor Pertanian
-
Video Bripka S Pelaku Pemukul PM TNI di Palembang Menangis Merengek Viral, Ini Kata Polda Sumsel
-
Kacau! Begini Tampang Polisi Penampar Prajurit TNI, Nangis Kejer Saat Ditangkap
-
Palembang Diguyur Hujan, Ini Sejumlah Wilayah di Sumsel Bakal Hujan di Akhir Pekan
-
Menhub Budi Karya Sumadi Bagikan Kartu Elektronik LRT Sumsel Pada Penyandang Disabilitas
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti
-
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia
-
Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi
-
Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan
-
4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak