SuaraSumsel.id - Peristiwa pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat yang dilakukan mantan Propam Irjen Ferdy Sambo terus menjadi perhatian publik. Termasuk Mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo yang turut bersuara.
Dia sampai mengungkapkan ada dua kelompok di institusi kepolisian yang kini sedang bertempur. Gatot pun menilai pertempuran ini akan memperngaruhi integritas dan kepercayaan publik.
Ada dua kelompok atau kubu yang kini tengah berperang dimaksud Gatot ialah mereka yang merupakan polisi jahat.
"Saya melihat ini ada pertempuran di internal polisi. Antara polisi yang bajingan, pengkhianat, pembunuh, mengkoordinir judi, yang tidak manusiawi bahkan nggak masuk akal anak buahnya sendiri dibunuh," buka Gatot Nurmantyo dikutip akun TikTok @snack_berita.
Kubu lain yang dimaksud Gatot ialah polisi yang masih punya integritas, bermoral dan mewujudkan keadilan.
"Dengan polisi yang profesional, bermoral," dan mewujudkan keadilan," tambahnya.
Kekhawatiran Gatot Nurmantyo ialah pertempuran tersebut dimenangkan oleh polisi bajingan. Ia menyebut pertempuran dua kubu polisi tersebut pertahuran yang sangat berbahaya bagi institusi polri.
"Dua kelompok ini yang sedang bertempur di kepolisian. Taruhannya sangat berbahaya. Kalau pertarungannya seperti itu yang kalah mau nggak mau harus menyesuaikan dengan yang menang," ujarnya.
"Nah kalau yang menangnya kelompok bajingan. Maka seluruh polisi harus jadi bajingan. Kalau nggak, dia keluar atau nggak ditembak," ujarnya.
Baca Juga: Palembang Diguyur Hujan, Ini Sejumlah Wilayah di Sumsel Bakal Hujan di Akhir Pekan
Apa yang disampaikan Gatot Nurmantyo kemudian ramai dikomentari netizen. Banyak yang mengungkapkan apa yang disampaikan Gatot, ada benarnya.
"Dari dulu analisa pak Gatot selalu bagus," tutur akun @ahlistrategi**.
"Bener sekali jenderal," kata akun @user2934**.
"Mantap ini analisa yang cukup masuk akal," ucap akun @efi71**.
"Tolong negeri ini pak jenderal," timpal akun @raisa**.
"Pak Gatot jadi penyidik kasus FS, langsung kelar," sahut akun @inasinu**.
Berita Terkait
-
Gatot Nurmantyo: Meskipun Diberhentikan Tidak Hormat, Ferdy Sambo Bisa Berkarir Lagi di Kepolisian
-
5 Fakta Mengejutkan Ferdy Sambo di Kasus Kematian Brigadir J, Kebal Hukum, Gangguan Jiwa hingga Bisa Batal Dipecat
-
8 Langkah Catur Ferdy Sambo Lolos dari Jerat Hukuman Mati, Masih Punya Kekuatan Besar, Gangguan Jiwa hingga Putusan Kapolri Batal
-
Gatot Nurmantyo Curiga Kasus Ferdy Sambo "ada Pertempuran di Intern Polisi Antara Polisi yang Bajingan"
-
Gatot Nurmantyo Geram Ferdy Sambo Bisa Kembali Jadi Polisi dengan Aturan Kapolri: Siapa Lo?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan