SuaraSumsel.id - Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali diisukan naik. Beredar informasi kenaikan harga baru bahan bakar minyak (BBM) mulai dari Pertalite, Pertamax hingga Solar yang juga meresahkan masyarakat. Di pedagang bensin eceran pun mengeluhkan hal tersebut.
Pedagang bensin eceran di Palembang, Kasim mengaku dirinya sudah melihat informasi terkait bocoran harga baru BBM. “Sudah lihat juga fotonya, dan memang yang saya dengar itu nanti mulai berlaku di tanggal 1 September kalau tidak salah Pertalite ini sudah naik,” kata Kasim yang berjualan bensin eceran di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang Provinsi Sumsel tersebut.
Saat dimintai tanggapan terkait isu kenaikan harga Pertalite, dia mengatakan sangat menyayangkan keputusan pemerintah tersebut.
“Kalau memang benar naik, sangat disayangkan aja sih karena sudah pasti susah. Semuanya naik, apa-apa naik sekarang pertalite juga naik ya otomatis dari kita juga pasti naik,” imbuh Kasim.
Meski saat ini dia masih berharap isu kenaikan harga Pertalite ini tidak benar. Namun dirinya mengaku sudah siap dengan segala kemungkinan jika berita tersebut benar.
“Yah mau gimana lagi, sehari-hari saya bergantunh dari jualan bensin eceran ini. Saya juga jualnya hanya pertalite saja, kalau naik ya mungkin menyesuaikan nanti harganya,” tambahnya.
Mengenai harga kenaikan, Kasim sendiri sudah memikirkan kisaran harga yang akan ia jual jika Pertalite benar mengalami kenaikan. “Paling yang biasa kita jual Rp10 ribu kalau naik ya kita jual Rp12 ribu, kalau yang biasanya Ro15 ribu yang full ya kita jual mungkin Rp17 sampai Rp18 ribu. Tapi itu baru harga prediksi, semuanya nanti tergantung naiknya berapa baru kita sesuaikan harganya,” jelasnya.
Kasim berharap wacana kenaikan harga BBM saat ini tidaklah direalisasikan, mengingat semua bahan pokok sudah lebih dulu mengalami kenaikan.
“Kami bernafas dulu, belum lama mie dan telur naik sekarang ditambah juga bensin naik. Buat yang ngojek misalnya, uangnya habis di bensin saja tapi untuk makan pas-pasan kalau bensin sampai Rp20 ribu harganya kalau dapat sehari cuma Rp25 atau Rp30 ribu ya uang Rp10 ribu seperti gaada harganya lagi,” keluh Kasim
Baca Juga: Warga Sumsel Diminta Siaga Bencana Hidrometeorologi Selama Sepekan ke Depan
Kontributor: Siti Umnah
Berita Terkait
-
4 Fakta Truk Masuk Jurang Sitinjau Lauik Sedalam 100 Meter: Sopir Ditemukan di Palembang, Perusahaan Crane Tolak Bantu!
-
Dicari-cari, Sopir Truk Masuk Jurang Sitinjau Lauik Ternyata Berada di Daerah Ini
-
Subsidi BBM Dinikmati Rumah Tangga Mampu, Cuitan Dandhy Laksono: Propaganda Pemerintah
-
Harga BBM Bakal Naik, Masyarakat Kalimantan Barat Minta Tertibkan Dulu Pengantri Nakal di SPBU
-
Warung Kelontong di Palembang Terbakar, Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Karena Tersambar Api
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur