SuaraSumsel.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera mengoperasikan lima unit mobil angkutan kota (angkot) bertenaga listrik di Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel) pada 2023.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan mobil angkot listrik tersebut difungsikan sebagai angkutan umum pengumpan atau feeder kereta api ringan (LRT) di Palembang.
“Lima unit angkot listrik itu semuanya disiapkan Ditjen Hubdat Kemenhub sebagai armada feeder LRT tambahan tahun depan (2023),” kata Menhub dalam acara uji coba Feeder LRT Musi Emas menggunakan mobil listrik di Asrama Haji Palembang, Minggu (28/8/2022).
Menurutnya, angkot listrik feeder tersebut melintasi sebanyak lima rute perlintasan terintegrasi dengan stasiun LRT Palembang yang diharapkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat setempat.
Baca Juga: Didominasi Pemain Muda, Sriwijaya FC Siap Kick Off di Lapangan Atletik Jakabaring Besok
Adapun masing-masing rute tersebut antara lain, melintasi Makrayu (Ilir Barat II) – Palembang Icon via Stadion Bumi Sriwijaya (6,10 kilometer), UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Jalan Kol. H Burlian – Jalan Sukabangun (9,02 kilometer).
Kemudian, Terminal Plaju – Tegal Binangun - Jakabaring via stasiun LRT DJKA (9,02 kilometer), Komplek perumahan OPI – Komplek TOP – Stasiun LRT DJKA (4,25 kilometer) dan Perumahan Perumnas Talang Kelapa Alang-alang Lebar - Simpang Kades KM12 (4,23 kilometer)
“Pemerintah terus mengoptimalkan pelayanan transportasi kepada masyarakat yang mudah-mudahan dapat semakin memudahkan. Kemudian terus meningkatkan jumlah penumpang LRT Palembang. Terimakasih atas dukungan Pemerintah Kota Palembang/Sumatera Selatan tentunya warga setempat,” kata dia, didampingi Wali Kota Palembang Harnojoyo dan Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan Giri Ramanda M. Kiemas.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Jalan Kemenhub Suharto mengatakan, secara keseluhan ada sebanyak 26 unit angkot feeder LRT yang bakal dioperasikan melintasi lima rute tersebut.
Fasilitas yang ada pada mobil angkot tersebut, kata dia, sama seperti angkot feeder LRT yang diluncurkan pada Juni 2022 yakni dilengkapi sarana penyejuk udara (AC), kamera pengawas, GPS, dan alat pembayaran non tunai (tap-cash).
Baca Juga: Riset: Masyarakat Pilih Gunakan Kendaraan Pribadi dan Transportasi Lain Jika Tarif Ojol Naik
Ia menyampaikan, angkot feeder telah berkontribusi cukup besar pada peningkatan jumlah penumpang LRT Palembang yakni tercatat sebanyak 36 persen dari 7.625 orang penumpang LRT pada hari biasa dan di akhir pekan sebanyak 8.850 orang penumpang per 26 Agustus 2022.
Berita Terkait
-
Viral Momen Ibu-ibu di Palembang Protes, Antre Lama Cuma Dapat Rendang Dua Iris dari Richard Lee
-
Cara Ustaz Derry Sulaiman Jawab Salam Willie Salim Seorang Kristen, Banyak yang Kaget
-
Niat Bersihkan Nama Palembang, Acara Masak Besar Richard Lee Malah Ricuh?
-
Puncak Arus Mudik, Penumpang Bus Naik Hampir 100 Persen
-
H-3 Lebaran, Siap-siap Macet! Kemenhub Imbau Antisipasi Puncak Arus Mudik Hari Ini
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR