SuaraSumsel.id - Dengan persiapan yang terbilang singkat yaitu kurang lebih dua bulan terakhir, tim Sriwijaya FC tetap akan memaksimalkan pertandingan kick off liga 2 yang dimulai pada Senin, (29/8/22) di Stadion Atletik 1 Jakabaring, Palembang.
Hal tersebut disampaikan Pelatih Sriwijaya FC, Liestiadi pada Press Confrence yang di ruang Media Centre Stadion Atletik 1 Jakabaring, Palembang.
“Kita tetap komitmen memaksimalkan pertandingan perdana kita di Liga 2 tahun 2022/2023 ini, karena pemain kita kan banyak pemain muda dan baru jadi strategi kita bagaimana nanti memaksimalkan umpan crossing, bola mati dan sebagainya,” katanya, Minggu (28/8/2022).
Selain itu, Liestiadi mengungkapkan bahwa meski tim Laskar Wong Kito unggul dalam Head to Head namun timnya tidak boleh jemawa.
“Kita jangan underestimate dengan tim lawan yang dalam hal ini Perserang Serang, karena bisa saja persiapan mereka lebih matang dan lebih lama. Jadi untuk Head to Head tidak terlalu mempengaruhi, yang penting kita main maksimal dan bertekad untuk mengejar tiga poin,” tambah Liestiadi.
Ia harap para pemain Sriwijaya FC untuk mewaspadai setiap pemain dari lawan, yaitu tim Perserang Serang.
“Yang penting bagaimana membangun semangat pemain kita untuk on fire saat pertandingan. Karena komitmen kita bersama manajemen SFC ini adalah mengembalikan posisi Laskar Wing Kito kembali ke posisi semula yaitu di Liga 1,” imbuhnya.
Sementara dalam laga perdana Liga 2, SFC resmi menurunkan Bayu Setiawan untuk memperkuat klub Laskar Wong Kito.
“Beban tidak ada karena dapat semangat dan dukungan dari suporter, kita siap untuk memberikan yang terbaik untuk SFC dan optimis untuk mendapatkan tiga poin. Dan bagaimana kita nanti membuat peluang-peluang di depan gawang dan memaksimalkan hasil akhir,” tutup Bayu.
Baca Juga: Cadangan Gas Baru Ditemukan di Sumsel, Sumur Eksplorasi Sungai Rotan Milik Pertamina
Kontributor: Siti Umnah.
Tag
Berita Terkait
-
Warga Palembang Jadi Korban Salah Tangkap, Hendak Ambil Gaji di ATM Ditabrak Lalu Diciduk Polisi
-
Pelanggan Kereta Api Jarak Jauh di Sumbagsel Kini Wajib Vaksin Booster, Ini Syarat Lengkapnya
-
Teater Se-Sumatra Kembali Gelar Karya di Palembang
-
Sejarah Perahu Bidar Palembang: Dari Cerita Rakyat Dayang Rindu Hingga Rayakan Ulang Tahun Ratu Belanda
-
Mulai 2 September, Kawasan Sungai Sekanak Lambidaro Diberlakukan Car Free Night
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap