SuaraSumsel.id - Rapat Dengar Pendapat (DPR) Komisi III DPR yang digelar Rabu (24/8/2022) kemarin dipenuhi berbagai kritik sekaligus persoalkan upaya perbaikan instansi kepolisian. Salah satu anggota Komisi III menyoroti soal gaya hidup pejabat polisi di daerah yang dinilai berlebihan dan malah lebih suka pamer.
Anggota Komisi III, Adies Kadir mengungkapkan kepolisian di daerah cenderung berbeda dibandingkan pejabat di nasional. Di daerah, para pejabat kepolisian mirip raja-raja kecil yang suka pamer.
"Tetapi jika kita lihat di bawah (tingkat kapolres dan lainnya), seperti raja kecil di daerah. Perilaku ini sudah luar biasa seperti raja di daerah," ujarnya,
Bahkan Adies makin menjelaskan gaya hidup pejabat kepolisian di daerah yang suka mobil mewah, dan mulai menngkonsumsi minuman alkohol.
Baca Juga: Promosikan Situs Judi Online, Dua YouTuber di Sumsel Ditangkap
"Lihat gaya hidup mereka, sudah mulai pakai cerutu, wine, mobilnya juga sudah mewah-mewah. Perilaku istri-istrinya pakai tas
herpes (tas mewah)," ujar dia.
Meski salah menyebutkan merek tas ternama, namun anggota DPR lainnya berusaha membetulkan. Adies melanjutkan kritiknya terhadap jajaran kepolisian di daerah yang suka pamer.
Dia mengaku tidak menghalangi anggota kepolisian memiliki penghasilan lainnya, seperti bisnis keluarga.
"Kami tidak menghalangi anggota Polri, mungkin memang kita tahu berasal dari keluarga kaya," sambung dia. Namun demian, Adies kembali menegaskan jika gaya hidup demikian tidak perlu dipamerkan.
Baca Juga: Giliran Judi Online di Sumsel Digerebek, 9 Orang Marketing Judi di Lubuklinggau Ditangkap
"Tetapi gaya hidup dak perlu upload, jadi masyarakat nyinyir menyimpulkan gaya hidup kepolisian demikian," terangnya.
Padahal, dia membela pimpinan kepolisian di tingkat pusat yang cenderung bisa menjadi contoh. "Padahal pimpinan pak Sigit tidak (tidak seolah menjadi raja yang suka pamer, dan mudah berkomunikasi)," ujarnya.
Unggahan ini pun viral di media sosial. Banyak netizen kemudian mengomentari.
Salah satunya, netizen malah menyamakan dengan gaya hidup orang yang mengkritik tersebut.
"11 12 SM anggato DPR jg," ujar murdyastutii.
Berita Terkait
-
Kapolri Bantah Isu Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan untuk Meliput di Indonesia
-
Pemerintah Lakukan Pengamanan Kegiatan Salat Idul Fitri dan Lokasi Rawan Bencana
-
20 Persen Warga Tak Mudik, Kapolri Prediksi Bakal Ada Lonjakan Volume Kendaraan saat Hari H Lebaran
-
RUU KUHAP Usulkan Larangan Liputan Langsung Sidang: Ancaman Bagi Kebebasan Pers!
-
Ketua Komisi III Habiburokhman Setuju SKCK Dihapus: Sekarang Apa Manfaatnya?
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Darma Agung Club 41 Palembang Beroperasi Diam-Diam Meski Resmi Ditutup?
-
Herman Deru Pulang Kampung, Halal Bihalal di OKU Timur Penuh Keakraban
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap