SuaraSumsel.id - Harga telur ayam di Sumatera Selatan atau Sumsel terasa naik sejak dua hari terakhir. Hal ini pula membuat emak-emak di PALI makin kebingungan dan galau. Betapa tidak disaat kondisi ekonomi yang belum stabil seperti sekarang ini, justru harga komoditas yang selalu dicari warga itu meningkat.
Harga telur ayam di pasar inpres Talang Ubi, kabupaten PALI mengalami kenaikan Rp5.000 per kilogram, yang sebelumnya dari Rp25.000 per kilogram, naik menjadi Rp30 ribu per kilogram.
Nurlela (56) IRT asal Kecamatan Talang Ubi merupakan penjual kue jajanan pasar mengeluhkan harga telur naik tersebut. Sebagai yang memiliki usaha kulinet, kenaikan harga telur membuatnya makin sulit.
“Bahkan untung penjualan terpaksa berkurang, karena kalau mau naikkan harga jual kue, takutnya pelanggan malah kabur tidak mau beli kue lagi,” ujarnya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Jumat (19/9/2022).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten PALI, Teguh Eko Sutrisno mengatakan kenaikan harga telur ini sudah diantisipasi dengan menggelar pasar murah. Namun karena kebutuhan masyarakat terus naik, mengakibatkan harga pun ikut naik.
“Terkait kenaikan harga sembako kami sudah menyiapkan program pasar murah sesegera mungkin,” katanya saat dihubungi media ini, Kamis (18/8/2022).
Untuk kenaikan harga telur Ia menduga karena permintaan pasar yang meningkat akibat ramainya kegiatan satu pekan terakhir.
“Telur merupakan salah satu bahan baku banyak makanan olahan, mulai dari kue kering, kue basah atau makanan berat. Sedangkan momen banyaknya perayaan pekan ini membuat tingginya permintaan akan telur sebagai bahan baku makanan olahan. Sedangkan stok kita di beberapa suplier tidak bertambah. Namun kenaikkan ini tidak akan menyebabkan inflasi, karena penyebabnya tidak permanen hanya di faktor hilir saja,” tambahnya.
Pihaknya juga selalu memantau perkembangan harga di pasar setempat.
Baca Juga: Museum Batu Bara di Sumsel Resmi Dibuka, Ini Koleksi yang Dipamerkan
Berita Terkait
-
Tekan Inflasi Akhir Tahun, Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Agar Lebih Cermat
-
Lomba Makan Pempek Meriahkan HUT Ke-77 RI di Palembang
-
Saga Gelar Perlombaan HUT RI ke 77, Gus Nahib Ajak Pilih Pemimpin Yang Tepat
-
Gagal Selundupkan Benih Lobster Rp17,4 Miliar, 4 Terdakwa Hanya Divonis 7 Hingga 10 Bulan
-
Museum Batu Bara di Sumsel Resmi Dibuka, Ini Koleksi yang Dipamerkan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?
-
Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi
-
Bulan Literasi Keuangan, OVO Finansial dan OJK Dorong UMKM Palembang Naik Kelas lewat Teras Perwira