Ibu yang sehari-hari berjualan dengan minitipkan minuman ke warung-warung tersebut mengatakan bahwa saat ada kerusakan atau kerobohan di satu blok, maka warga akan meminta bantuan dengan mengajukan proposal.
"Kalau mau dekat pemilu, pasti kami dibantu oleh partai-partai. Tapi kalau tidak musim pemilu, kalau mau benerin apa-apa kami ngajukan proposal atau sumbangan. Karena kalau rumah ini sudah lunas, pemerintah sudah tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerusakan," jelasnya.
Keluhan lain yang diungkapkan Aini yaitu saat melakukan restorasi sungai Sekanak Lambidaro beberapa waktu lalu, pemerintah tidak menyeluruh dalam merenovasi kawasan rusun.
"Waktu direstorasi ada desas desus mau dipercantik, tapi ternyata yang di cat hanya rusun yang langsung terlihat dari sungai Sekanak Lambidaro. Kami yang di belakang tidak kebagian jadi ya sudah. Karena sebenarnya yang harus diperbaiki itu atapnya karena sudah rapuh, jadi di cat saja sebenarnya tidak cukup tapi tetap kita apresiasi," tutupnya.
Kontributor: Siti Umnah
Berita Terkait
-
Jumlah Pemilih Pemula di Palembang Diperkirakan Meningkat pada Pemilu 2024
-
Rusun Pengabdi Setan 2 Bakal Jadi Destinasi Wisata Horor?
-
Paksaan Pakai Hijab di Sekolah Negeri Tidak Diperbolehkan, Akademisi IAIN Ungkap Alasannya
-
Rajut Keharmonisan Gajah Sumatera Dan Manusia Lewat Dongeng Dan Film
-
Kunjungi Monpera Palembang, Pasukan Tentara Jepang Kenang Invasi 1942-1945 Sumbagsel
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat
-
Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
-
Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot
-
Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?