SuaraSumsel.id - Sejumlah fakta baru diungkap dalam penyelidikan kematian brigadir J di rumah dinas Kadiv Propos non aktif Irjen Ferdy Sambo belum lama ini. Fakta kedekatan istri Irjen Ferdy Sambo pada Brigadir J kembali dibahas.
Kedekatan ini terungkap bagaimana saat istri Irjen Ferdy Sambo memanggil adik Brigadir J yang juga seorang anggota Polri di Mabes Polri ke rumah dinas tersebut. Di pertemuan tersebut disebutkan Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak jika adik Brigadir J mendapat sejumlah pemberian.
Bukti kedekatan tersebut terjadi pada 1 Juli lalu.
Kamaruddin menceritakan kedekatan ini karena ingin menegaskan jika Brigadir J memang disayang oleh keluarga Irjen Ferdy Sambo, baik Irjen Ferdy dan istri.
"Ini bukti kedekatannya. Istri Ferdy Sambo memanggil adik Brigadir J yang juga ada di Mabes di ke rumahnya. Itu rumah yang terjadi pembantaiaan," ujar Kamaruddin saat diwawancarai di kanal YouTube Kompas TV.
"Saat itu, adik Brigen J ini diberi uang Rp5 juta, dompet pedro dari ibu Putri," terang Kamaruddin.
Selain itu, kata ia, adik brigadir J pun dijanjikan oleh istri Ferdy Sambo bisa dipindahkan ke Polda Jambi, agar lebih dekat dengan keluarga. "Ada juga janji bakal dibantu dirus ke Polda Jambi," sambung ia.
Dengan fakta-fakta kedekatan ini, Kamaruddin ingin mengungkapkan jika Brigadir J ini memang disayang karena berprestasi. Brigadir J memang dekat baik dengan Irjen Ferdy Sambo sekaligus istri.
Hal lainnya yang disampaikan Kamaruddin, Brigadir J pernah mendapatkan ancaman ingin dibunuh. Ancaman ini datang dari ajudan (skuad) lama.
Baca Juga: Cuaca Hari Ini: Sumsel Berawan Dengan Potensi Hujan Sedang
"Ada ancaman pembunuhan," ujarnya.
Kamaruddin juga sempat ditanya apakah ada bukti dengan membuat pernyataan tersebut yang seolah menuding dan menyudutkan adanya pihak lain penyebeb kematian Brigadir J.
Ia pun menjawab, jika tim kuasa hukum keluarga mengantongi secukup bukti akan hal tersebut.
Kedekatan lain disampaikan Kamaruddin ialah saat foto bersama. Brigadir J mendapatkan posisi istimewa tepat disamping Irjen Ferdy Sambo. Padahal ada sejumlah anggota Polri lainnya dengan pangkat yang lebih tinggi di foto-foto tersebut.
"Saya teliti pangkat-pangkat di foto itu, kenapa Brigadir J tepat disamping dengan posisi terbaik," ujarnya.
Penyebab kematian Brigadir J masih menjadi misteri. Jenazah brigadir J pun sudah diautopsi ulang dan kasus ini kembali dipegang oleh penyidik Mabes Polri.
Tag
Berita Terkait
-
Purnawirawan Polisi Diminta Tak Jadi Provokator di Kasus Kematian Brigadir J, Siapa yang Dimaksud?
-
Kekasih Brigadir J Batal Minta Perlindungan Karena Tak Percaya LPSK, Arsul Sani: Nggak Usah Ribut, Itu Hak Bukan Wajib
-
Dinilai Tak Serius Hadapi Kasus, Pacar Brigadir J Enggan Minta Perlindungan LPSK
-
Belum Ada Titik Terang, Pengacara Keluarga Brigadir J Tanyakan Hal Penting Ini ke Penyidik
-
Pengacara Brigadir J Nilai Kuasa Hukum Istri Ferdy Sambo Hanya Pengalihan Isu
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
Car Free Day di Ampera Resmi Dimulai, Mampukah Bertahan atau Sekadar Seremonial?