SuaraSumsel.id - Susno Duadji yang diundang Karni Ilyas memberikan tamparan keras kepada Polri dalam kasus kematian Brigadir J. Sebagai mantan jenderal bintang tiga, Susno Duadji diyakini paham dengan kasus kematian Brigadir J yang kini masih simpang siur.
Terlebih Susno Duadji dinilai memahami mengenai masalah hukum karena posisi terakhirnya sebagai Kabareskrim Mabes Polri. Tanpa rasa takut, di awal dia sudah katakan hal yang cukup menyindir mantan institusinya itu.
"Kasus ini sebenarnya very very simple, mudah sekali," ucapnya, seperti dikutip Hops.ID-Jaringan Suara.com, Minggu, (31/7/2022).
"Seandainya tkp-nya bukan di rumah jenderal, bukan melibatkan supir atau ajudan jenderal dan juga (dugaan) pelakunya itu bukan Bharada E," ungkapnya.
Lalu dia menyampaikan harus adanya penyitaan semua senjata, baik milik jenderal, sopir dan ajudan yang semua ada di lokasi.
Hal detail juga disebut Susno Duadji seperti selongsong, proyektil pakaian, HP hingga darah di TKP seharusnya disita.
Terkini
"Kalo hilang Polri gak boleh nyerah, kan ada provider, ini kasus kriminal kalo minta pasti dikasih," tuturnya.
Bahkan lebih detail Susno sepertinya paham apa yang bisa didapat jika Polri meminta bantuan pihak provider.
"Bisa ketahuan posisi masing-masing pemegang HP pada saat jam itu (kejadian)," papar Susno.
Baca Juga: Wong Sumsel Makin Padati Wisata Pantai di Provinsi Lampung
Sehingga menurut Susno akan ketahuan apa yang ada sebelum, saat dan setelah kejadian. Jenderal yang saat aktif terkenal dengan kasus cicak vs buaya dengan KPK ini mengatakan semua bisa 'bicara' termasuk senjata.
"Senjata bisa bicara, kenapa senjata akan bicara?," ucapnya dengan nada kembali serius.
"Karena senjata itu ada sidik jarinya dari alur itu. Termasuk peluru bisa bicara pak," tegasnya.
Berita Terkait
-
Bareskrim Tangani Dugaan Pelecehan Brigadir J ke Istri Ferdy Sambo
-
Kematian Brigadir J Makin Diragukan
-
Kuasa Hukum Irjen Ferdy Sambo Sebut Brigadir J Pernah Ditegur Karena Pakai Parfum Ibu PC
-
Kapolda Metro Jaya yang Sempat Pelukan dengan Irjen Ferdy Sambo Maafkan Penyunting Profilnya di Wikipedia
-
Pengacara Tuntut Informasi yang Menyebutkan Brigadir J Pernah Todongkan Senjata ke Foto Ferdy Sambo Dibuktikan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Bidan di Belitang Tak Sangka Menang Mobil dari Undian Bank Sumsel Babel
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham, Cek Tanggalnya di Sini!
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya