SuaraSumsel.id - Belum lama ini muncul kehebohan dengan kalimat yang provokatif, seperti ‘buang itu nama Ganjar ke tong sampah’,". Pernyataan ini kemudian dijelaskan Tokoh agama Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah bukan dari dirinya.
Dia pun meminta kepada media agar tidak memprovokasi yang mengaitkan Gus Miftah dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Ya Allah. Please deh, jangan provokatif. Enggak mungkin saya mengatakan ‘buang itu nama Ganjar ke tong sampah’," kata Gus Miftah yang dikutip dari unggahan di akun Instagram resminya bernama pengguna gusmiftah, dipantau dari Jakarta, Kamis.
Pernyataan tersebut dia sampaikan untuk klarifikasi sejumlah berita yang beredar. Berita tersebut menyebutkan bahwa Gus Miftah mengatakan, "Buang itu nama Ganjar ke tong sampah."
"Mas Ganjar Pranowo itu sahabat saya," kata Gus Miftah menegaskan.
Melansir ANTARA, Gus Miftah juga mengatakan bahwa dirinya kerap menggunakan pilihan kata untuk bercanda atau guyon.
Ia juga mengatakan bahwa dirinya bersahabat dengan semua tokoh politik.
"Kalau hanya bahasa lisan, guyon, dan sebagainya biasalah. Saya bersahabat dengan Mas Ganjar, dengan Kang Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), dengan Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta), Bro Erick Thohir (Menteri BUMN), Pak Airlangga (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian), Gus Muhaimin (Wakil Ketua DPR RI), Pak Prabowo (Menteri Pertahanan RI), dan semuanya," ucap Gus Miftah.
Oleh karena itu, dia meminta kepada media untuk tidak melakukan provokasi dan mengutip pernyataannya dengan sembarangan.
Baca Juga: Tarif Pungut Ekspor CPO Dihapuskan, Petani Sawit Sumsel: Tak Ada Alasan Pabrik Tak Serap TBS
Ia juga meminta kepada media agar lebih berhati-hati.
"Tolong teman-teman media jangan provokatif, apalagi mengutip bahasa yang itu. Itu bukan bahasa saya dan seolah-olah itu dari saya. Hati-hati!" kata Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Soal Peluang Berkoalisi dengan NasDem untuk Pilpres 2024, PDIP Malah Singgung Soal Pembajakan Kader
-
Klarifikasi Pemberitaan Gus Miftah soal "Buang Nama Ganjar ke Tong Sampah"
-
Gus Miftah soal "Buang Nama Ganjar ke Tong Sampah": Itu Bukan Bahasa Saya
-
Gus Miftah Klarifikasi soal Ganjar Dibuang ke Tong Sampah: Ganjar Itu Sahabat Saya
-
Genjot Penurunan Stunting, Ganjar Berburu Baduta dan Ibu Hamil Risiko Tinggi di Brebes
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan