SuaraSumsel.id - Sebanyak 450 jamaah calon haji (JCH) kelompok terbang (kloter) pertama yang siap diberangkatkan ke Mekah, Arab Saudi melalui Embarkasi Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sabtu (25/6).
Pemberangkatan akan berlangsung sekitar pukul 05.35 WIB. Kesemua calon jemaah haji Sumsel dinyatakan sehat dan bebas COVID-19.
"Semua JCH kloter pertama asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam kondisi sehat sesuai dengan pemeriksaan kesehatan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang," kata Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Saefudin, di Palembang, Jumat.
Pemeriksaan JCH tersebut dilakukan sebelum memasuki asrama haji, sehingga semua yang menginap di asrama haji dipastikan kondisinya sehat dan layak diterbangkan untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.
"Alhamdulillah semua jamaah yang masuk ke asrama haji hari ini dalam keadaan kondisi baik dan negatif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab PCR," ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menjelaskan bahwa pada masa haji 1443 Hijriah/2022 ini pihaknya membagi menjadi sembilan kelompok terbang (kloter) untuk memberangkatkan 3.183 jamaah calon haji (JCH) asal provinsi setempat.
Untuk memberangkatkan ribuan JCH serta dua pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dan 16 petugas haji daerah dijadwalkan pada gelombang kedua antara 25 Juni - 2 Juli 2022.
Selain JCH asal Sumsel, pihaknya juga memfasilitasi pemberangkatan 486 jamaah calon haji dari Provinsi Bangka Belitung.
Seluruh JCH dari Sumsel dan Bangka Belitung yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah, Arab Saudi sehari sebelumnya diinapkan di asrama haji Palembang.
Baca Juga: Fakta Mobil Brio Merah Misterius Ditinggal di Jalan Sudirman: Ada Senpi, Stiker SPN Polda Sumsel
Jamaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur tiba di asrama haji embarkasi Palembang, Jumat pagi didampingi Kepala Kemenag Kabupaten setempat Abdul Rosyid.
Jamaah kloter pertama itu dijadwalkan dilepas oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Jumat malam ini pada pukul 21.00 WIB.
Untuk menyiapkan penginapan calon haji tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen asrama haji dan mereka menyiapkan 278 kamar.
JCH tersebut istirahat kembali di kamar dan akan terbang menuju Bandara King Abdul Aziz Mekkah pada pukul 05:35 WIB dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, kata Kakanwil Kemenag Sumsel.
Berita Terkait
-
Benarkah PDIP Jadi Partai Terlarang di Tanah Minang? Faktanya Begini
-
4 Fakta Mobil Brio Misterius di Jalan Sudirman Palembang: Simpan Senjata Laras Panjang, Pemilik Belum Ditemukan
-
Pasar Ikan Modern di Palembang Terbengkalai, Ditinggal Pedagang Karena Kian Sepi Pembeli
-
Belajar Dari YouTube, Tukang Ojek di Lubuklinggau Beralih Jadi Bandit Pecah Kaca
-
Fakta Mobil Brio Merah Misterius Ditinggal di Jalan Sudirman: Ada Senpi, Stiker SPN Polda Sumsel
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
1.926 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel, Mengapa Baru 17 Tersangka?
-
Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang