SuaraSumsel.id - Kondisi Pasar Ikan Modern atau PIM di Jalan MP Mangku Negara, Kenten, Palembang, Sumatera Selatan terbengkalai. Situasi ini membuat pedagang meninggalkannya karena kian lama makin sepi pembeli.
Pasar ikan yang dibangun atas bantuan dari KKP akhir tahun lalu, makin tidak dilirik oleh pedagang maupun pembeli.
Direktur Pemasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Erwin Dwiyana mengatakan jika saat ini hanya ada tiga pasar ikan modern, yakni Muara Baru Jakarta, Palembang dan Kabupaten Soreang.
“Seharusnya ini dimanfaatkan dan menjadi contoh pasar lainnya untuk di adaptasi,” katanya saat berkorespondensi dengan pihak Pemerintah Kota Palembang, Jumat (24/6/2022).
Beberapa catatan yang bisa jadi referensi Kota Palembang, PIM harus dikelola seluruhnya, jangan hanya lantai satu saja dan pilih pengelola yang bakal bekerja dengan optimal.
“Jika sudah ada pengelola tunggal yang ditunjuk, terapkan perjanjian dalam 5 tahun, bisa diperpanjang tapi dikaji dulu pengelolaannya,” katanya.
Pengelola dapat membangun dan mempercantik kembali PIM agar dapat menarik perhatian masyarakat. “Juga dapat merangkul semua komponen yang ada, baik keamanan, kebersihan, pedagang dan lainnya,” katanya.
Pemerintah kota Palembang juga memahami kondisi jika pasar ikan di hilir ini menghadapi kendala jika masih terdapat pasar ikan yang lebih lengkap berada di kawasan Jakabaring.
“Sedangkan di PIM hanya ada ikan saja walaupun sebenarnya PIM lebih strategis, kendala lain keinginan walikota untuk menghidupkan perusahaan daerah Patralog tapi tumbuh persoalan yang sampai saat ini masih berjalan,” katanya.
Baca Juga: Fakta Mobil Brio Merah Misterius Ditinggal di Jalan Sudirman: Ada Senpi, Stiker SPN Polda Sumsel
Dinas Perdagangan Kota Palembang mengusulkan agar di PIM selain menjual ikan juga ada sentra kuliner pempek. Di lantai 2 PIM sudah direncanakan untuk pedagang kuliner khas Palembang tapi tidak berjalan.
“Asosiasi Pempek Palembang sudah setuju untuk membuka stand di lantai 2,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Belajar Dari YouTube, Tukang Ojek di Lubuklinggau Beralih Jadi Bandit Pecah Kaca
-
Fakta Mobil Brio Merah Misterius Ditinggal di Jalan Sudirman: Ada Senpi, Stiker SPN Polda Sumsel
-
Heboh! Senjata Laras Panjang Ditemukan di Mobil Brio Merah Terparkir di Jalan Sudirman, Pemilik Mobil Masih Dicari
-
Kasus Pencemaran Nama Baik, Tri Suaka Laporkan Dyrga Dadali?
-
Waspada, BMKG Prediksi Sumsel Hujan Sedang Disertai Angin Kencang Hari Ini
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
Car Free Day di Ampera Resmi Dimulai, Mampukah Bertahan atau Sekadar Seremonial?