"Bayangkan saja, kita defisit hingga Rp 6 miliar pada tahun 2020. Penyebabnya jelas, karena kompetisi dihentikan karena covid. Sehingga para sponsor batal menggelontorkan dananya," ujarnya.
"Luar biasa kita masuk semi final. Kita kalah melawan Persita dan Persiraja. Artinya, semangat untuk masuk Liga 1 itu luar biasa. Semua upaya dilakukan, tidak perlu saya beberkan upayanya secara gamblang. Yang jelas, saran dari suporter dan penggemar, sudah dilakukan semua. Menurut saya, itu faktor takdir saja yang membuat kita belum lolos ke liga 1," imbuh Hendri.
"Sekali lagi, saya berterima kasih kepada para penggemar yang memberikan masukan dan kritik. Kita kerja untuk Sriwijaya FC dengan keikhlasan dan kecintaan. Terakhir, mohon doanya, mudah-mudahan Sriwijaya FC dapat segera bangkit ke liga 1, sesuai dengan cita-cita kita bersama. Hasil akhir, Allah SWT yang menentukan.
Hendri juga mengungkapkan mengenai musim 2022 ini. Usai mengikuti Kongres PSSI di Bandung, menyimpulkan semua tim hampir 80 persen belum ada persiapan.
"Baru ngotak-ngatik. Karena semua tim trauma, karena kompetisinya kapan dan bagaimana bentuknya belum tahu pasti. Semuanya masih kabur, nantinya berapa wilayah. Nah itu sebetulnya sangat menentukan. Kesiapan kita sekarang, masih menunggu pengelola klub ini. Apakah akan bekerjasama dengan pihak luar (investor/akuisisi), ataukah nanti pengurus ini akan dirombak. Kita lihat dalam minggu ini.
Tag
Berita Terkait
-
Statistik Mentereng Sunawan Rusni Bikin Lini Depan Persis Solo Kian Mengerikan
-
22 Klub Ganti Nama pada Musim 2022, Klub Sriwijaya FC Pertahankan Nama Sriwijaya FC
-
Group Iwan Bomba Dikabarkan Berat Akuisisi Klub Sriwijaya FC, Suporter Minta Lakukan Audit Keuangan
-
Profil Rifky Alhabsyi, Pesepak Bola yang Banting Setir Jadi Aktor Usai Gantung Sepatu
-
Tapak Tilas Sriwijaya FC dari 1976, hingga Bakal Diakuisisi Pengusaha Iwan Bomba Hari Ini
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kasus Penembakan TNI di THM Panhead Masuk Tahap Baru, Sertu MRR Hadapi Oditurat Militer
-
Warga Pernah Menang Gugatan Banjir, Tapi Palembang Masih Tergenang
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat