SuaraSumsel.id - Pertemuan dua tokoh politik Indonesia Surya Paloh dan Prabowo Subianto menarik perhatian publik. Keduanya memang telah dikenal lama sebagai yang pernah sama-sama berada di Partai Golkar.
Keduanya pun memutuskan keluar dan membentuk partai masing-masing. Dalam pertemuan dengan Prabowo Subianto, Surya Paloh mengenang persahabatan yang telah lama terbagun, sangat romantis.
"Pertemuan kami tadi lebih banyak membicarakan hal-hal romantisme, semangat persahabatan yang cukup terjaga dalam kurun waktu yang cukup lama, puluhan tahun," kata Surya Paloh melansir ANTARA.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berpendapat ada banyak kesamaan visi antara NasDem dan Gerindra dalam mengawal proses keberlangsungan bangsa.
Surya Paloh mengatakan hal itu usai bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di NasDem Tower, Jakarta, Rabu.
"Tidak hanya terbatas pada hubungan kami pribadi, tapi juga masalah-masalah strategis bagi kepentingan kemajuan bangsa dan negara kita. Tadi pembicaraan memang cukup lama dan tidak ada batasan apa-apa," kata Surya Paloh seperti dikutip dalam laman resmi Partai NasDem, yakni nasdem.id.
Dalam kunjungan tersebut, Surya Paloh mengatakan NasDem mendapatkan kehormatan dari sahabat lama yang saat ini mendapat amanah sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI.
Pertemuan dua ketua umum parpol pada Hari Lahir Pancasila berlangsung hangat dan penuh romantisme.
"Saya kira inti dan garis besarnya kita banyak membahas masalah lain dengan suasana penuh keakraban. Saya kira bisa disebut romantisme dan penuh humor," kata Prabowo.
Baca Juga: Harga Telur Ayam di Sumsel Meroket, Tembus Rp28.000 per Kilogram
Prabowo menegaskan bahwa hubungannya dengan Surya Paloh sudah terjalin lebih dari 40 tahun. Prabowo mengatakan bahwa pertemuan kedua sahabat lama ini merupakan salah satu bentuk temu kangen mengobati rasa rindu setelah lama tidak berjumpa.
"Terima kasih Bang Surya, Pak Surya ini lebih senior dari saya, jadi saya panggil Bang Surya walaupun seniornya hanya 3 bulan tapi kalau adat istiadat kita walau 1 hari kalau lebih tua kita tetap harus panggil abang," kata mantan Danjen Kopassus ini.
Prabowo mengatakan dalam perjalanan persahabatan kadang-kadang mengalami beda pilihan dan pandangan tetapi dia menekankan bahwa pada ujungnya keduanya tetap memiliki komitmen dan tujuan sama, mencintai Indonesia.
Berita Terkait
-
Kata Prabowo soal Namanya Diduetkan Nyapres dengan Puan Maharani
-
Makan Siang Prabowo Subianto dan Surya Paloh di NasDem Tower untuk Bangun Poros Politik?
-
Pengamat Beberkan Alasan Koalisi Gerinda dan Nasdem Muskil Tercipta di Pemilu 2024
-
Prabowo Subianto Bertemu Surya Paloh, Pengamat Menilai Bentuk Penjajakan Membangun Poros Koalisi
-
Bicara Kriteria Capres 2024 Disamping Surya Paloh, Prabowo: Tidak Sebagai Mantra
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Mobil Impian Makin Dekat, BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang
-
Sambut HUT ke-81 RI, BRI Banjiri Nasabah dengan Promo
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel