SuaraSumsel.id - Kepolisian Daerah atau Polda Sumsel menyelidiki kasus dugaan pengganda identitas kendaraan mobil. Salah satu temuannya diantaranya mobil Honda Mobilio yang ditemukan dengan identitas yang sama, yakni di Palembang dan di Lubuklinggau.
Dua unit mobil memiliki identitas nomor rangka, nomor mesin, dan nomor polisi yang sama.
“Mobil tersebut bermerek Honda Mobilio, satu ditemukan berada di Kota Palembang bernomor polisi BG-1540-UE, nomor rangka MHRDD48***** dan nomor mesin L15Z124***** atas nama pemilik berinisial J, satu lagi berada di Kota Lubuk Linggau atas nama pemilik AA,” kata Direktur Ditlantas Polda Sumsel Kombes Pol M Pratama Adhyasastra di Palembang, Jumat.
Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas Regindent Ranmordan laboratorium forensik Polda Sumsel mobil yang ditemukan di Kota Lubuk Linggau itu diduga bodong.
Petugas menemukan telah dilakukan perubahan pada bagian nomor rangka dan nomor mesin pada mobil tersebut dengan cara di las dan pengetokan ulang.
“Dari situ kemudian semua berkas dilimpahkan ke Polres Lubuk Linggau untuk penyelidikan diduga ada sindikat pelaku yang telah melakukan upaya penggandaan identitas kendaraan jenis Honda Mobilio warna putih itu,” kata dia.
Melansir ANTARA, Kasus tersebut terungkap bermula saat anggota Samsat Palembang 1 menerima BPKB dan fotokopi KTP dari pemilik mobil Honda Mobilio warna merah yang akan membayar pajak sekaligus mutasi dari Palembang ke Lubuk Linggau.
Saat memproses pelaporan itu petugas Samsat dibantu Polres Lubuk Linggau menemukan identitas kendaraan itu sama dengan mobil warna putih atas nama AA pada Selasa (24/5) di Lubuk Linggau, hingga akhirnya temuan itu ditangani oleh Ditlantas Polda Sumsel.
Baca Juga: Masyarakat dan Tokoh di Sumsel Doakan Buya Syafii Maarif: Beliau Teladan dan Guru Bangsa
Berita Terkait
-
Apriyadi Bakal Dilantik PJ Bupati Musi Banyuasin, Senin Pekan Depan
-
Buat Mengelabui Petugas, Sabu 1 Kilogram Disimpan di Bawah Kandang Ayam
-
Tangis Ibu di Palembang Pecah di Mapolrestabes, Minta Keadilan agar Pelaku Pengeroyokan Anak Ditangkap
-
Masyarakat dan Tokoh di Sumsel Doakan Buya Syafii Maarif: Beliau Teladan dan Guru Bangsa
-
Industri Rumahan Miras Oplosan Terbongkar, Pelaku Beli Botol Vodka Bekas Diisi Whiskey Racikan
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter
-
Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel
-
Wisuda ke-8 USS, 109 Lulusan Ditantang Bawa Dampak bagi Masyarakat dan Dunia Kerja
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?