SuaraSumsel.id - Sosok Warga Negara Asing atau bule di Palembang, Sumatera Selatan yang viral karena aksi adu jotos pada pengendara terungkap. Diketahui WNA alias bule tersebut bernama Yunus, berasal dari Inggris.
Sebelumnya video mengenai pemukulan yang dilakukan bule bertubuh tegap dan berkulit sawo mateng tersebut beredar luas di media sosial.
Tampak bule ini sangat marah hingga mengejar dan kemudian memukul pengendara yang kemudian diketahui jika lokasi kejadian berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang.
Video berdurasi 29 detik memperlihatkan bule berkulit hitam memukul seseorang. Menurut pengakuan warga, bule tersebut mengendarai motor dan hendak mengejar pengendara mobil yang berada di hadapannya.
Mulanya banyak yang menyangka jika bule ini ingin mendahului pengendara mobil tersebut.
Setelah melakukan pemukulan tersebut, bule tersebut langsung meninggalkan tempat kejadian perkara. Diungkapkan bule Palembang tersebut memang sering mendatangi lokasi kejadian tersebut.
Saat sumselupdate.com - jaringan Suara.com, mendatangi lokasi kejadiannya, Rabu (25/5/2022) diketahui aksi perkelahian tersebut sudah berakhir damai.
Adik bule Yunus, Rita mengungkapkan antara bule dan korban sudah bertemu dan mengakhiri salah paham keduanya.“Mereka berdua kemarin sudah bertemu kemarin pasca- terjadinya perkelahian tersebut,” ujar Rita.
Peristiwa ini diungkapkan Rita, karena Yunus merasa terhina saat korban Charles mengungkapkan sesuatu hal hingga emosi. “Yunus mendengar korban (Charles) menghinanya, lalu naik pitam,” terang Rita.
“Keduanya sudah berdamai sama-sama minta maaf dan ada juga videonya,” pungkas Rita.
Pihak Kantor Imigrasi Kelas I Palembang berusaha mengecek sosok bule yang viral tersebut. “Belum ada laporan ke Polsek. Akan tetapi tim intel kita sudah turun ke TKP,” Kompol Firdaus.
Pihak kepolisian pun mengungkapkan tidak menerima laporan dari korban.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Briptu D di Lubuklinggau Cabuli Bocah 5 Tahun: Anak Tetangga Saat Main ke Rumah
-
Kesaksian Istri Dodi Reza Alex, Thia Yufanda: Uang Rp1,5 Miliar Diamankan KPK, Buat Bayar Pengacara Alex Noerdin
-
Janjikan Uang Jajan, Briptu D di Lubuklinggau Cabuli Bocah 5 Tahun di Rumahnya
-
Proyek Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Dikebut, Waskita Karya Dapat Dana Segar Rp3,28 Triliun
-
WNA Jotosi Pengendara Mobil di Jalan, Mirisnya Warga Sekitar Hanya Jadi Penonton
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Cara Menyimpan Songket Mahal agar Tak Dimakan Ngengat, Rahasia Benang Emas Tetap Berkilau
-
Empat Nama Sudah Dikantongi Polisi, Namun Tersangka Belum Ditetapkan, Kasus Hindoli Mandek?