SuaraSumsel.id - PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 2,69 juta kendaraan melintas di seluruh ruas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola oleh BUMN tersebut.
Jumlah itu, baik yang telah beroperasi secara penuh maupun secara fungsional selama mudik Lebaran 1443 Hijriah, 25 April – 9 Mei 2022.
Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan (OPT) Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji mengatakan meskipun masih banyak pemudik di Pulau Sumatra yang belum kembali ke daerah asal, namun lonjakan lalu lintas arus balik telah terjadi pada Minggu (7/5).
“Total sebanyak 227.889 kendaraan melintas di seluruh JTTS pada Minggu (7/5) dengan jumlah kendaraan yang meninggalkan Sumatera menuju Jawa sebanyak 73.182 kendaraan melalui Exit Gate Bakauheni Selatan dan Bakauheni Utara,” kata Dwi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.
Angka tersebut merupakan akumulasi dari 7 (tujuh) ruas yang telah dioperasikan yakni Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter), Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka), Palembang – Indralaya (Palindra), Pekanbaru – Dumai (Permai), Medan – Binjai, Ruas Binjai – Langsa Seksi 1 (Binjai – Stabat), Sigli – Banda Aceh (Seksi 2, 3 & 4) serta ruas fungsional yakni Bengkulu – Taba Penanjung dan Pekanbaru – Bangkinang.
Dwi menyampaikan hasil evaluasi dari periode Mudik Lebaran tahun ini, di mana meskipun terdapat lonjakan trafik di JTTS, namun tidak terjadi kemacetan yang berarti berkat strategi dan persiapan matang yang diterapkan di lapangan, antara lain penerapan sistem holding di rest area dengan mengarahkan kendaraan masuk ke rest area untuk mengurangi penumpukan di gerbang tol hingga jalur alternatif.
“Sejak H-2 bulan sebelum mudik, kami telah mempersiapkan berbagai pelayanan dan simulasi jalur alternatif agar tidak terjadi kemacetan yang dapat mengganggu kenyamanan pemudik,” katanya.
Selain itu, Hutama Karya juga menyediakan booth-booth pembelian tiket ferry di rest area bekerja sama dengan PT ASDP Ferry Indonesia (Persero), penambahan mobile reader & topup asongan, peringatan melalui VMS & speaker di Gerbang Tol & rest area, memperbanyak fasilitas toilet & SPBU.
Hutama Karya juga bekerja sama dengan pihak kepolisian daerah setempat melaksanakan vaksinasi gratis di rest area, menyiapkan jalur alternatif apabila terjadi antrean hingga menyediakan informasi mudik secara lengkap dengan pembagian flyer dan buku panduan digital serta melalui website perusahaan dan aplikasi HK Toll Apps.
Baca Juga: Mengumbar Perselingkuhan di Media Sosial, Polwan di Sumsel Ingin Suaminya Dipecat Sebagai ASN
“Alhamdulillah dengan strategi dan antisipasi yang telah disiapkan, seluruh pelayanan mudik di jalan tol yang dikelola Hutama Karya tahun ini berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian, Dinas Perhubungan, ASDP, BNPB, Pemprov daerah setempat serta pihak-pihak terkait lainnya sehingga proses Mudik Lebaran 1443 Hijriah berlangsung aman dan nyaman bagi semua pemudik," kata EVP Divisi OPT Hutama Karya Dwi Aryono Bayuaji. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Sejumlah 2,69 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol Trans Sumatera Selama Mudik dan Arus Balik
-
18.770 Kendaraan Balik ke Jawa Lewat Tol Trans Sumatera hingga H+4 Lebaran Idul Fitri
-
Lalu Lintas di Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Kayuagung-Palembang Lancar
-
Kronologi Kecelakaan Empat Kendaraan Beruntun di Tol Terbanggi Besar, Diawali Bus yang Oleng
-
H-3 Lebaran, 17.790 Kendaraan Masuk Tol Trans Sumatera
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Dari Kebon Gede untuk Indonesia: SMBR Gelar Pelatihan Akbar Akademi Jago Bangunan
-
PT Bukit Asam Tbk Dorong UMK Naik Kelas Lewat Pelatihan Kreasi Bunga Balon
-
Inflasi Sumsel Disebut Cuma 0,05 Persen, Tapi Kenapa Harga Kebutuhan Terasa Naik?
-
BRI Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera, UMKM Jadi Prioritas
-
Tak Disetop Polisi, Pelanggar Lalu Lintas di Palembang Kini Ditilang Pakai Kamera Genggam