SuaraSumsel.id - Perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 sangat terasa di kawasan permukiman atau perkampungan penduduk di pinggiran Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Pantauan di permukiman/perkampungan kawasan Sentosa Plaju, 5 Ulu Laut, dan Tangga Buntung Palembang, Selasa (3/5/2022), tampak sejak Lebaran hari pertama hingga hari kedua.
Rumah-rumah penduduk ramai dikunjungi warga setempat, saudara, keluarga besar, teman, dan kerabat.
Suasana kunjungan ke rumah-rumah penduduk untuk bersilaturahmi pada Lebaran hari pertama diawali dengan kunjungan rombongan warga kampung/jamaah masjid atau yang dikenal dengan warga setempat tradisi rumpak-rumpakan seusai Shalat Id.
Kemudian hari kedua ini dilanjutkan kunjungan rombongan saudara, keluarga besar, teman, dan kerabat, baik yang berasal dari Kota Palembang dan beberapa daerah Sumsel lainnya, maupun yang pulang mudik dari berbagai daerah di Tanah Air.
Suasana ramai itu dapat dilihat dari lalu lintas menuju kawasan tersebut cukup padat sehingga mengakibatkan laju kendaraan tidak lancar bahkan beberapa saat mengalami kemacetan seperti di kawasan 5 Ulu dan Kenten Sako.
Gangguan arus lalu lintas tersebut selain karena jumlah kendaraan menuju kawasan tersebut meningkat juga diakibatkan tidak tersedianya lahan parkir yang cukup sehingga banyak kendaraan terutama roda empat parkir di pinggir jalan.
Sementara di kawasan permukiman penduduk lainnya terutama di kawasan permukiman elit seperti Komplek Bukit Sejahtera Polygon, Villa Gardena KM 11, dan Komplek Kedamaian Permai Jalan Patal-Pusri Palembang tampak suasana Lebaran tidak terjadi perubahan drastis dibandingkan dengan hari biasanya.
Salah seorang warga Roeita mengatakan kawasan permukiman penduduk di pinggiran kota seperti di Kampung 5 Ulu Laut merupakan permukiman penduduk asli Palembang, sehingga banyak warga yang bersilaturahmi mengunjungi sesepuh dan keluarga besarnya di kampung ini.
Baca Juga: Viral Pria Tidur saat Salat Idul Fitri, Publik: Ngantuk Gak Seberapa, Malunya Luar Biasa
Semua warga yang memiliki keluarga di kawasan ini pasti menginginkan untuk bersilaturahmi pada kesempatan pertama karena pada hari kedua dan seterusnya biasanya digunakan warga untuk berkunjung ke rumah rekan kerja atau ke tempat rekreasi dan berbagai tempat lainnya.
Sementara warga yang tinggal di kawasan komplek perumahan Villa Gardena II, Riki Gunawan mengatakan suasana ramai Lebaran Idul Fitri hanya terasa pada saat Shalat Id di masjid komplek, setelah itu kondisi normal karena banyak warga komplek merupakan warga perantau tidak banyak memiliki keluarga di kota ini.
"Warga komplek ini tidak banyak memiliki keluarga di Palembang, mereka banyak menghabiskan waktu libur Lebaran ke luar rumah mengunjungi rumah teman kerja dan bisnis atau jalan-jalan ke tempat wisata dan mal, tidak seperti di kawasan perkampungan tampak sangat ramai aktivitas warga saling berkunjung untuk bersilaturahmi," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Ratu Dewa Rombak 6 Kepala Dinas Pemkot Palembang, Kadiskominfo Ikut Bergeser
-
Balita 2 Tahun Korban Kebakaran di Gandus Meninggal, Tiga Anak Sempat Terjebak di Dalam Rumah
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026