SuaraSumsel.id - Pemudik yang melintasi Provinsi Sumsel atau Sumatera Selatan bisa memilih jalur alternatif guna menghindari macet di jantung kota Palembang.
Pemudik bisa memilih alternatif melalui jembatan Musi II IV dan VI. Provinsi Sumsel menjadi perlintasan pemudik baik menuju ke Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat atau wilayah provinsi lainnya di bagian utara Pulau Sumatera.
Jalur darat saat masuk Sumsel pun bisa melalui jalan tol atau pun jalan lintas timur. Saat pemudik masuk ke Palembang melalui jalur Palindra atau tol Kayuagung-Palembang, sebenarnya bisa menghindari macet di pusat kota Palembang dengan pilih jalur Musi II, jembatan Musi VI dan jembatan Musi IV.
Situasi ini berbeda dibandingkan tahun-tahunnya sebelumnya yang kebanyakan pemudik memilih jembatan Musi II. Setelah jembatan Musi IV dan Musi VI dibuka, pemudik juga bisa memanfaatkan dua jembatan ini agar terhindar dari macet di jantung kota Palembang.
Pemudik yang ingin memilih menyeberang di jembatan Musi II bisa masuk dari kawasan Kertapati lalu masuk ke kawasan Soekarno Hatta hingga ke kawasan km 12 Palembang
Sedangkan pemudik yang ingin menyeberang di jembatan Musi IV, bisa terlebih dahulu mengarah ke kawasan Plaju Palembang, tepatnya di jalan Lawang Kidul Kecamatan Ilir Timur II yang kemudian menuju kawasan jalan M Isa, Kuto dan Lemabang.
Dari kawasan Kuto dan Lemabang, pemudik bisa pilih jalur ke kawasan Sako atau pilih Jalan Noerdin Panji serta Jalan Soekamto.
Sementera pemudik yang masuk ke Palembang dari jalur tol juga bisa memilih Jembatan Musi VI. Jembatan Musi VI ditempuh dengan mengarah ke kawasan Kertapati, tepatnya di Jalan Faqih Usman, Kelurahan Seberang Ulu I.
Di jembatan Musi VI ini, pemudik akan tiba di kawasan bukit atau kawasan 35 Ilir Palembang. Adapun, kawasan 35 Ilir Palembang ini juga dikenal sebagai pusat pembuatan kain tradisional Palembang. Pemudik bisa juga menikmati wisata dengan mengunjungi pusat-pusat penjualan kain tradisional tersebut.
Baca Juga: Sumsel Siagakan 81 Pos Pengamanan Idul Fitri Melayani Pemudik
Dari kawasan 35 Ilir Palembang, pemudik bisa menghindari pusat kota Palembang dengan memilih jalur kawasan Bukit dan bisa mengarah ke kawasan Soekarno-Hatta.
Inilah jalur alternatif yang bisa dipakai pemudik guna menghindari pusat kota Palembang yang kerap macet parah.
Tag
Berita Terkait
-
Pemudik Asal Palembang Lahirkan Bayi di Atas Kapal, Anak Diberi Nama 'Trimas Kayana'
-
Sumsel Siagakan 81 Pos Pengamanan Idul Fitri Melayani Pemudik
-
Puncak Pemudik Kapal Cepat Palembang-Bangka Diprediksi Besok, 1 Mei 2022
-
Dear Pemudik, Ini Jalur Alternatif di Jambi Melalui Kabupaten Batanghari Bisa Selisih 15 Kilometer
-
Berjam-jam Tunggu Bus, Pemudik di Tangerang: Gak Bisa Ngamuk Juga Karena Macet
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi