SuaraSumsel.id - Di tengah menjamur pengusaha kue basah di Kota Pempek, toko kue Dapur Bunda Rayya memilih inovasi kekinian dengan menyajikan kue basah tradisional Palembang Sumatera Selatan dalam bentuk hampers.
Pemilik toko kue Dapur Bunda Rayya, Yus Elisa mengatakan sejak tahun 2021 hampers kue basah tradisional ia jajakan untuk menciptakan kesan lebih menarik.
"Karena ingin kue tradisional ini lebih berkelas, dengan adanya hampers ini tampilannya lebih menarik dari wadah yang biasa," ujarnya kepadaSuara.com, Kamis (28/4/2022).
Kue basah yang dijual Bunda Rayya sapaan akrab Yus terdiri dari maksuba, kojo, engkak, lapis legit, dan lapan jam. Tak hanya itu, ada juga kue hasil inovasi khas Bunda Rayya yang menjadi primadona yakni makjola dan masbro atau maksuba brownis.
"Itu saya inovasi dengan rasa khas yang tidak berubah. Best seller kita tentunya makjola dan masbro, yang dicari orang-orang dan tidak ada di tempat lain," sampainya.
Satu kotak hampers kue basah terdapat beragam isian. Mulai dari satu loyang penuh, setengah loyang hingga dibagi seperempat setiap jenis kue basah. Per satu hampers kue basah dibanderol Rp450 ribu.
"Tergantung pesanan customer. Kue basah kita ini tahan tiga hari di suhu ruang, di kulkas tahan berbulan-bulan, karena kuenya baru dibuat jadi fresh," jelasnya.
"Tapi kalau soal keamanan jauh lebih aman yang wadah biasa. Karena penyimpanannya lebih rapat. Sementara hampers ini wadahnya dari kertas," tambahnya.
Sejak awal Ramadan hingga 10 hari sebelum lebaran 2022, Bunda Rayya sudah menutup pemesanan dikarenakan orderan yang masuk sudah ribuan pesanan.
Baca Juga: Minyak Goreng Dilarang Diekspor, Sumsel Bentuk Tim Satgas Minyak Goreng
"Dari tahun kemarin sudah keteteran pesanan kue basah ini, tahun ini juga. Bukan menolak orderan tetapi ini takutnya nanti gak bisa selesai, setiap hari 200 loyang kita buat," jelasnya.
Sampai saat ini, peminat kue buatan Bunda Rayya juga hingga ke luar provinsi. "Dari tanggal 17 April kita kirim yang di luar Sumsel, kemarin kita kirim ke Jabodetabek. Hari ini khusus untuk pengiriman kabupaten di Sumsel," paparnya.
Sementara untuk pemesanan di Palembang bisa langsung ambil sendiri di toko yang terletak di belakang Pasar Cinde Palembang, atau tepatnya di Letnan Jaimas nomor 980c, 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil.
Kontributor: Melati Putri Arsika
Tag
Berita Terkait
-
Minyak Goreng Dilarang Diekspor, Sumsel Bentuk Tim Satgas Minyak Goreng
-
Larangan Ekspor CPO Berlaku Hari Ini, Jokowi Harap Pengusaha Jernih Menyikapi: Jika Niat Penuhi Stok Dalam Negeri, Bisa
-
Berpasangan dengan Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto Menang Pilpres Satu Putaran
-
Lagi Cari Makan Sahur, Remaja di Palembang Dikeroyok Puluhan OTD Dibacok Disiram Air Keras
-
Dijanjikan Minyak Goreng Murah, Emak-emak di Palembang Tertipu Ratusan Juta
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Viral, Kawasan Lereng Gunung Jempol Lahat Terbakar
-
BRI Wujudkan Kerinduan PMI Yuni Lestari Bertemu Ibunya Setelah Ia Berada 10 Tahun di Taiwan
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?
-
BRImo Taiwan Hubungkan Kebutuhan Finansial PMI dan Keluarga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak