SuaraSumsel.id - Permasalahan harga minyak goreng disikapi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru agar Pemerintah Daerah atau Pemda diberi kewenangan dalam pengawasan sektor kelapa sawit.
“Saya minta ke pemerintah pusat, satu layer (bagian) saja perizinan itu baik di perkebunan, industri, dan distribusi dikasih ke pemda sehingga bupati dan wali kota bisa turut mengontrol,” kata Herman Deru melansir dari ANTARA.
Pemerintah daerah (pemda) saat ini, tidak bisa berbuat banyak soal kenaikan harga minyak goreng karena tidak diberikan kewenangan untuk memberikan perizinan.
“Tidak bisa kita ancam mengancam, pengusaha juga harus punya hati nurani. Jangan sampai kita ini mati di lumbung padi,” ujar dia.
Saat ini Pemprov Sumsel menanti dampak kebijakan pemerintah pusat yang belum lama ini dikeluarkan terkait penghapusan HET minyak goreng kemasan.
“Akan tunggu sampai akhir Maret, jelang puasa ini. Jika tidak juga akan kita panggil semua stakeholder,” kata Deru.
Pemerintah telah menetapkan akan memberikan subsidi pada minyak goreng curah Rp14.000 per liter dan mengembalikan harga minyak goreng kemasan ke. mekanisme pasar.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian akan memastikan harga minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter didapatkan oleh masyarakat dengan melakukan pengawasan dari proses produksi hingga distribusi. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Alamak! Harga Minyak Goreng di Mini Market dan Pasar Tradisional Palembang Tembus Rp25.000 Per Liter Usai HET Dicabut
-
Empat Pembobol Mobil yang Viral di Medsos Ditangkap, Modus Mepet Posisi Parkir
-
Bak Sulap, Deretan Minyak Goreng Muncul di Super Market di Palembang Usai Kebijakan HET Dicabut
-
Mendekati Ramadan, Harga Cabai di Palembang Merangkak Naik Rp6.000 Per Kilogram
-
HET Dicabut, Harga Minyak Goreng Lebih Rp20.000 Per Liter, Warganet: Semua Merek Tetiba Muncul Lagi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap