SuaraSumsel.id - Palembang memiliki pabrik minyak goreng, namun kebutuhan produksi belum bisa memenuhi kebutuhan warganya. Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengungkapkan kebutuhan minyak goreng warga Palembang mencapai 0,2 liter per minggu perkapita dengan jumlah warga 1,6 juta jiwa.
Harnojoyo mengungkapkan hal ini saat mendatangi pabrik minyak goreng PT Indo Karya Internusa (IKI) di kawasan Boom Baru, Rabu (16/3/2022).
Melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, PT Indo Karya Internusa memproduksi minyak goreng curah 1.000 ton perhari dan minyak goreng kemasan 60 ribu liter perhari.
"Kebutuhan minyak goreng warga Palembang 0,2 liter perminggu perkapita, jika dihitung dari 1,6 juta penduduk membutuhkan 1,4 juta liter perbulan atau 60 ribu liter perhari," kata Wali Kota Harnojoyo.
“Dengan jumlah produksi dari PT IKI ini untuk kebutuhan Palembang saja itu cukup,” katanya.
Namun Harnojoyo meminta produsen minyak goreng menambah pasokan yang awalnya 50 persen menjadi 70 persen.
Manager Operasional PT Indo Karya Internusa, Liana mengatakan, pihaknya mendistribusikan minyak goreng ini ke distributor. Kemudian dari distributor disalurkan ke agen dan pasaran.
“Minyak yang kita produksi ini ada 2 distributor yang pasarnya meliputi Sumsel, Lampung, Bengkulu, Jambi,” katanya.
“Bahkan harga pun menyesuaikan HET (harga eceran tertinggi), kita jual juga kemasan Rp13.500/ liter. Namun akan ada harga baru yang sedang menunggu dari Kemendag,” tegas Harno.
Baca Juga: Prakiraan BMKG 16 Maret 2022, Sumsel Bakal Berawan hingga Dini Hari
Tag
Berita Terkait
-
Atasi Kelangkaan, Pemprov DKI Sediakan Minyak Goreng Murah di Tiap Kelurahan Pekan Depan
-
Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Palembang, Jaksa Sebut Terdakwa Dodi Reza Alex Mohon Sidang Virtual
-
Turun Langsung! Kapolri Sidak Pabrik Mikie Oleo Nabati di Bekasi: Jangan sampai Minyak Goreng Ada Kelangkaan
-
Pemerintah Cabut Subsidi Minyak Goreng Kemasan Premium, Tak Langka Lagi?
-
Bupati Nonaktif Dodi Reza Alex Didakwa Terima Suap Rp2,6 Miliar, Terancam 20 Tahun Penjara
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Wujudkan Kerinduan PMI Yuni Lestari Bertemu Ibunya Setelah Ia Berada 10 Tahun di Taiwan
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?
-
BRImo Taiwan Hubungkan Kebutuhan Finansial PMI dan Keluarga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?