Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Rabu, 16 Maret 2022 | 10:30 WIB
Tapak Tilas Sriwijaya FC, hingga bakal diakuisisi pengusaha Iwan Bomba hari ini (Twitter Sriwijaya FC)

Masih di tahun 2010, Sriwijaya FC menjuarai pertandingan Inter Island Cup dan Community Shield. Berselang dua tahun, tepatnya tahun 2012 Sriwijaya FC kembali meraih juara Liga Indoensia dan Inter Island Cup.

Kemenangan pun berlanjut di tahun berikutnya yakni 2013, klub Laskar Wong Kito berhasil meraih juara dalam Liga Indonesia U-21. Keberhasilan menjadi juara tidak berpihak pada Sriwijaya FC di tahun 2014.

Klub sepakbola itu hanya mampu bertahan di Runner Up dalam perebutan Piala Surya Citra Media Cup.

Begitu juga di tahun 2015, Sriwijaya FC hanya membawa pulang piala Runner Up Surya Citra Media Cup dan Piala Presiden. Pada pertandingan Piala Gubernur Sumsel, Sriwijaya FC pulang dengan piala juara.

Baca Juga: Prakiraan BMKG 16 Maret 2022, Sumsel Bakal Berawan hingga Dini Hari

Di tahun 2016 dalam Piala Bhayangkara, Sriwijaya FC hanya berada di peringkat ketiga. Kemudian di tahun yang sama Sriwijaya FC meraih peringkat keempat dalam Piala Gubernur Kalimantan Timur.

Berselang dua tahun, titik balas dendam berhasil dilakukan Sriwijaya FC dan meraih juara dalam Piala Gubernur Kaltim. Namun, di tahun 2018 pula Laskar Wong Kito hanya berhasil meraih peringkat ketiga Piala Presiden.

Sriwijaya FC Terdegradasi atau Turun Kasta

Sriwijaya FC mengalami degradasi atau turun kasta ke liga 2 yang menempati peringkat 17 pada akhir liga 1 di tahun 2018. Kemudian pada musim liga 2 tahun 2021, Sriwijaya FC hanya bertahan di 8 besar. 

Pada pertandingan tersebut membuat Sriwijaya FC gagal melaju ke semifinal, dan mencoba bertanding lagi di musim liga 2 tahun 2022.

Baca Juga: TNI AL Amankan Belasan Pria dan Wanita Asal Sumsel hingga NTB di Sumut

Rabu (16/3/2022), Sriwijaya FC bakal diakuisisi oleh pengusaha asal Sumsel, Iwan Bomba. Pemilik Bomba Group ini disebut akan mengakuisisi dengan nilai saham yang dominan.

Load More