SuaraSumsel.id - Doni Salmanan atau bernama asli Doni Muhammad Taufik ditetapkan tersangka dan ditahan polisi. Dia ditahan atas kasus penipuan trading binary option dengan platfrom Quotex.
Crazy Rich asal Bandung, Jawa Barat ini ditetapkan sebagai tersangka setelah 13 jam diperiksa. Penetapan Doni Salmanan sebagai tersangka ini pun ramai dikomentari warganet.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut pemeriksaan dilakukan sejak pukul 10.00 sampai 23.30 WIB, Selasa (8/3/2022).
Doni Salmanan diperiksa dengan 90 pertanyaan yang dilayangkan penyidik.
"Setelah itu dilakukan gelar perkara. Memperhatikan hasil pemeriksaan para saksi juga ahli; ada ahli ITE, bahasa, hukum dan pemeriksaan saksi korban, maka dilakukan gelar perkara, gelar perkara menetapkan atau meningkatkan status yang bersangkutan dari saksi menjadi tersangka," kata Ramadhan di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2022) malam.
"Ancaman 20 tahun penjara," ujar Ramadhan.
Ancaman ini karena Doni Salaman terancam pasal 45 Ayat 1 Juncto Pasal 28 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Dalam siaran akun YouTube Doni Salman bersama Irfan Hakim diketahui jika crazy rich yang baru menikah ini pernah mengalami hidup sulit.
Ibunya dahulu seorang pedagang gorengan dan ayahnya seorang tukang jahit.
Baca Juga: Menteri ESDM: Sumsel Termasuk Provinsi Telah Tetapkan Perda Acuan Transisi Energi
Doni pun pernah mengalami hidup sulit, dengan kesulitan mencari pekerjaan. Dia pernah menjadi tukang bangunan, sebagai pilihan profesinya.
Pilihan menjadi tukang bangunan ini, karena Doni Salmanan sudah sering ditolak oleh perusahaan. Dia pun punya koleksi motor Supra yang selalu dipakainya sebagai dalam mencari pekerjaan hingga ke kawasan industri Ketapang.
Doni mengungkapkan jika dia pun pernah menjadi tukang parkir. Saat menjalani profesi itu, dia memiliki penghasilan Rp20.000-Rp30.000 per hari.
Pernghasilan saat menjadi tukang bangunan, diakui Doni belum cukup memenuhi kebutuhan sehingga memutuskan untuk tidak maun mencari seseorang kekasih.
Tag
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Doni Salmanan yang Kini ditahan, Pernah Jadi Kuli Bangunan
-
Doni Salmanan Jadi Tersangka, Persahabatan Susah Senang Bareng Indra Kenz Disorot Lagi, Publik: Gak Mau Miskin Sendiri
-
Tok! Harta Doni Salmanan Bakal Disita Polisi, Bakal Senasib dengan Indra Kenz?
-
Dikhawatirkan Akan Melarikan Diri, Doni Salman Langsung Ditahan
-
Bareskrim Polri Tahan Doni Salmanan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham, Cek Tanggalnya di Sini!
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak