SuaraSumsel.id - Puluhan calon pelanggan PDAM Tirta Musi Palembang, Sumatera Selatan gigit jari. Orang yang dipercaya jadi koordinator ternyata menilap uang yang dikumpulkan bersama.
Pelakunya Hari Handoko (39) yang ditunjuk jadi koordinator mengurus sambungan air PDAM Tirta Musi Palembang. Uang warga yang sudah terkumpul mencapai Rp75 juta raib dipakai untuk keperluan pribadi.
Kepercayaan 34 Kepala keluarga (KK) di Perumahan Cantika Jelita disalahkan artikannya. Uang yang dimandatkan kepada Hari Handoko justru dihabiskan pelaku untuk membayar utang.
Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, pelaku pun sempat berjanji mengembalikan, namun kelakuan ingkar terus dipertontonkannya, sehingga dilaporkan ke polisi.
Kapolsek Gandus Palembang, AKP Kusyanto mengatakan, modus yang digunakan tersangka dalam menjerat para korbannya, dengan cara menawarkan kepada masyarakat yang ada di Perumahan Cantika Jelita, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus Palembang.
“Dia ini menawarkan kepada korbannya untuk membantu mengurus distiribusi pemasangan aliran PDAM Tirta Musi Palembang,” jelasnya, Jumat (11/1/2022).
Puluhan warga ini mulai curiga. Korban Erika Chandra (38) dan warga lainnya memastikan langsung ke kantor PDAM Tirta Musi dengan menunjukan karcis pembayaran pipa distirbusi kepada pihak PDAM Tirta Musi.
“Nyatanya setelah diperlihatkan kwitansi tersebut, pihak PDAM mengungkapkan jika uang tersebut tidak pernah disetorkan oleh Hari Handoko kepada pihak PDAM. Terkait karcis yang diberi Handoko rupanya juga palsu” ungkap Kapolsek Gandus.
“Setelah ditanyai pelaku Hari Handoko mengakui jika memang benar uang tersebut tidak pernah ia setorkan ke pihak PDAM. Pelaku mengakui semua uang tersbut telah ia pergunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadinya,” kata Kusyanto.
Baca Juga: Viral Video Konvoi, Bawa Sajam hingga Hina Polisi, Polda Sumsel: Pelakunya Banyak Pelajar
Berita Terkait
-
Tarif PDAM Tirta Musi Bakal Naik 10 Persen, Disetujui DPRD
-
Suami Tewas Tersedot Mesin Pompa PDAM Tirta Musi, Istri Minta Sisa Organ Tubuh
-
Sakit Hati Lamaran Ditolak, Pria di Sumsel Sebar Video Porno Pacar
-
Mulai Hari Ini, PDAM Tirta Musi Hentikan Distribusi Air Besih di Sejumlah Daerah
-
Bersiap Wong Palembang, Distribusi PDAM Tirta Musi Bakal Dimatikan di Wilayah Ini
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap
-
Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen