SuaraSumsel.id - Kasus pembunuhan sadis kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan. Diketahui jika korbannya bernama Adi Kurnia, warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang.
Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, Adi Kurnia tewas setelah mendapatkan 24 luka tusukan di tubuhnya, mulai dari bagian leher, bahu kiri, dada, dan bagian belikat korban.
Tubuh korban yang bermandikan darah ditemukan warga di Lorong Kenari, Jalan Ahmad Yani Palembang, Minggu (6/2/2022) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan peristiwa berdarah tersebut.
“TKP-nya di Lorong Kenari Jalan Ahmad Yani Palembang kejadiannya pukul 02.00 WIB dinihari. Korban dianiaya menggunakan senjata tajam dan mengalami 24 luka tusukan baik di bagian leher, bahu kiri, dada depan, dan tubuh bagian belakang,” ujar Kompol Tri Wahyudi.
Polisi masih melakukan pengejaran pelaku pembunuhan termasuk mengungkap motif pembunuhan tragis ini, hingga kini jasad korban sudah berada di kamar mayat Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
Ketua RT 17 Lorong Kenari, Jalan Ahmad Yani Taufik saat dihubungi mengatakan, informasi awal diterimanya jika ada salah satu warganya bernama Adi Kurnia mengalami sakit.
“Awalnyo keluargonyo telepon katonyo sakit, pindah dan dibawa ke rumah sakit terdekat dak taunyo la dioper ke RS Mohammad Hoesin Palembang yang ternyata meninggal,” ujar Taufik.
Lokasi penemuan jasad Adi Kurnia berada di Lorong Kenari, Jalan Ahmad Yani Palembang, Minggu (6/2/2022) dinihari. Ia menuturkan belum tahu penyebab perkara pembunuhan ini namun korban mengalami luka tusuk yang diduga pelakunya teman korban sendiri.
Baca Juga: Kasus Positif COVID-19 Ditemukan di Palembang, Dinkes Sumsel: Warga Kurangi Perjalanan
Berita Terkait
-
Jebol Plafon Saat Hujan Deras Dua Hari, Tahanan Polsek Tanjung Sakti Kabur
-
Waspada! BMKG Ingatkan Ketinggian Gelombang Selat Bangka Capai 2,5 Meter
-
Kasus Positif COVID-19 Ditemukan di Palembang, Dinkes Sumsel: Warga Kurangi Perjalanan
-
Jalan Lintas Bengkulu-Padang Putus, Banjir Rendam Empat Desa di Jalan Lintas
-
Siswa di Sumsel Terpapar COVID-19, Disdik Terbitkan Juknis Belajar Hybrid Sekolah
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas
-
Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media