SuaraSumsel.id - Seorang ibu hamil di Sumsel yang hendak melahirkan ditandu menuju Rumah Sakit. Video ibu hamil yang ingin melahirkan ini juga viral di media sosial.
Salah satu instagram yang memosting yakni infomuratara. Dalam video yang diunggah sebelum ibu hamil tersebut ditandu oleh beberapa orang pria, ibu hamil tersebut sempat dibawa menggunakan mobil bak terbuka dan dibantu oleh beberapa orang wanita.
Namun karena akses jalan menuju rumah sakit rusak parah dan tidak bisa dilewati mobil, sehingga terpaksa ditandu melewati jalan rusak. Bahkan para lelaki yang menandunya tidak menggunakan alas kaki. Sambil menandu ibu hamil tersebut terlihat para lelaki tidak begitu hati - hati melewati jalan yang licin agar ibu hamil.
Dalam keteragan video tersebut, ibu hamil berasal dari Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara Sumsel. Ibu yanga hendak melahirkan ini dibantu oleh tim tenaga kesehatan dan keluarganya menuju rumah sakit yang lebih lengkap.
"Hallo, sedikit berbagi momen yang mengharukan, sang ibu hamil hendak melahirkan , namun jalan yang yang dilalui rusak dan tidak bersahabat. Sedikit kerjasama antara Nakes dan warga sekitar akhirnya berhasil membawa ibu berhasil ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Namun sayang sang buah hati tidak tertolong," tulis pemilik akun @tetehhatun_.
KUPT Puskesmas Bingin Teluk, dokter Hendra Nopriansyah mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (15/1/2022) sekitar pukul 13.00 WIB, bidan Desa Beringin Makmur 2 mendapat telepon dari kader posyandu Sungai Gulo tepatnya di dusun 6, desa BM 2 bahwa ada pasien yang akan melahirkan.
"Bidan desa menyarankan untuk dibawa ke Puskesmas Bingin Teluk," katanya kepada Suara.com, Selasa (18/1/2022).
Setelah berkonsultasi dengan dokter puskesmas dan KUPT, maka diputuskan menjemput pasien. Ternyata pasien tidak bisa dievakuasi ke puskesmas dikarenakan Ambulan tidak bisa lewat sehingga keluarga membawa pasien ke titik jemput
"Panjang jalan yang tidak bisa dilewati tersebut sekitar 50-100 meter. Jarak dari puskesmas ke titik jemput sekitar 30 menit. Sementara dari posisi pasien tinggal ke titik jemput yakni 1,5 jam. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 3 jam lebih. pasien baru sampai di puskesmas sekitar pukul 17.00 WIB," ujarnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 18 Januari 2022, 5 Kabupaten di Sumsel Bakal Hujan Pagi Ini
Bila ambulan dipaksakan lewat maka hanya mempersulit evakuasi dikarenakan mobil ambulan dipastikan tidak bisa bergerak. Perawat, bidan dan dokter yang ada di ambulan segera turun dengan dibantu warga membawa brankar menjemput pasien dari mobil pick up.
Pasien dibawa dengan cara ditandu menggunakan brankar ambulan menuju ambulan."Saat masih di pick up, pasien sempat diperiksa oleh dokter dan dinyatakan pasien tali pusat menumbung dan letak lintang," tuturnya.
Setelah sampai di Puskesmas Bingin Teluk pukul 17.00 sore, dokter puskesmas kemudian memeriksa ulang janin dan ibu, ditemukan janin dalam kondisi gawat, sehingga dilakukan pertolongan pertama. kemudian dokter puskesmas dan bidan berkoordinasi dengan dokter di RSUD Rupit untuk persiapan rujukan.
Dokter RSUD dan Dokter Obgin menyarankan untuk segera saja dibawa ke rumah sakit yang ada di Lubuklinggau dengan alasan kamar operasi sedang disterilisasi dan dokter Obgin berada di Lubuklinggau.
"Kemudian pasien dibawa ke RS ibu dan anak Dwisari Lubuklinggau. Pasien sampai di RSIA Dwisari sekitar pukul 20.00 malam. Sesampai disana, dinyatakan bahwa janin sudah meninggal. Tetapi ibu dalam kondisi baik," pungkasnya.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Tag
Berita Terkait
-
Jembatan di Jalan Ruas Provinsi Kapuas Hulu Rusak Berat, Akses di Tiga Kecamatan Terputus
-
Temuan Nisan Kuno di Proyek Waskita Karya Kembali Digali, untuk Diteliti
-
Truk Angkutan Batu Bata Terbalik di Jalan Lintas, Tukang Angkut Tewas di Tempat
-
Prakiraan Cuaca BMKG 18 Januari 2022, 5 Kabupaten di Sumsel Bakal Hujan Pagi Ini
-
Kaget Lihat Ayah Bersama Perempuan Lain di dalam Gudang, Sang Putri Teriak
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu 9 Jam, Lima Koper Barang Bukti Dibawa ke Jakarta
-
FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Mukomuko, Angkat Tradisi Kesenian Irama Minang Berhadiah Honda ADV
-
Tak Sekadar Modal, OJK dan Pemprov Sumsel Siapkan Jalan 100.000 Sultan Muda Tembus Pasar
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel