SuaraSumsel.id - Musisii Ardhito Pramono mengaku sudah mengonsumsi ganja sejak tahun 2011, namun ia pernah berhenti dan kembali menggunakan pada tahun 2020 lalu.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. Dikatakan Endra Ardhito Pramono kembali menggunakan ganja pada tahun 2020, karena dengan alasan untuk menenangkan diri dan fokus pada pekerjaan.
Meski mengakui menggunakan ganja, namun Ardhito tidak mengedarkan ganja tersebut kepada orang lain. "Untuk konsumsi sendiri. Jadi, tidak berbagi kepada orang lain," jelas dia dikutip dari ANTARA.
Ardhito diitangkap bermula ketika Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat mengungkap kasus peredaran ganja di kawasan Kebon Jeruk.
"Berawal dari pengungkapan itu, polisi menyelidiki aliran peredaran ganja tersebut," katanya.
"Pengungkapan itu berujung kepada nama Ardhito yang menjadi salah satu orang yang menggunakan ganja tersebut," sambungnya.
Polisi pun akhirnya menangkap Ardhito di kediamannya di kawasan Jakarta Timur pada Rabu (12/1/2022).
Dia ditangkap tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Barat. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa ganja seberat 4,80 gram, satu bungkus kertas vapir, 21 butir pil Alprazolam dan satu buah telepon seluler (ponsel) Iphone12.
Ardhito terancam dijerat dengan pasal 127 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara empat tahun. (ANTARA)
Baca Juga: Kasus Korupsi Musi Banyuasin, KPK Periksa Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin
Tag
Berita Terkait
-
Terjerat Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Akan Ajukan Rehabilitasi
-
Alasan Ardhito Pramono Pakai Ganja, Ingin Fokus Bekerja
-
Alasan Ardhito Pramono Pakai Ganja: Untuk Menenangkan Diri dan Fokus Pekerjaan
-
Ardhito Pramono Ternyata Sudah Menikah, Ini 7 Potret Jeanneta Sanfadelia Sang Istri
-
Ardhito Pramono Pakai Narkoba Sejak 2011, Polisi Amankan 2 Paket Ganja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang