Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Rabu, 12 Januari 2022 | 06:05 WIB
Ilustrasi siklus menstruasi [freepik]

Studi ini menyajikan bukti baru dampak apa pun dari vaksin COVID-19 pada menstruasi minimal dan sementara, kata Dr. Christopher Zahn, dari American College of Obstetricians and Gynecologists.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi temuan ini. Edelman bertekad melakukan penelitian lain fokus pada kemungkinan perubahan beratnya perdarahan menstruasi sebagai respons terhadap vaksin.

Jika wanita yang memiliki menstruasi tidak teratur akan memberikan hasil yang berbeda. (ANTARA)

Baca Juga: Bocah 9 Tahun di Sumsel Dicabuli Ayah Tiri, Terungkap Karena Sang Paman

Load More