SuaraSumsel.id - Aksi bejat yang dilakukan ayah tiri pada anak usia 9 tahun terungkap. Pelakunya M Umar (62), warga Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan tega cabuli anaknya berkali-kali
Peristiwa dilakukan ayah yang bejat ini saat sang ibu tidak ada di rumah. Peristiwa ini dilaporkan korban pada pamannya. Akibatnya, sang paman pun melaporkan kejadian tersebut ke Polisi, dan M Umar pun diringkus tanpa perlawanan.
"Menurut pengakuan korban, kira-kira sudah 10 kali," kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kasat Reskrim AKP Shisca Agustina, Selasa (11/1/2022).
Korban masih berusia 9 tahun, tinggal satu rumah dengan tersangka di Indralaya, Ogan Ilir. Setelah mengalami beberapa kali perbuatan asusila, korban mengadu ke pamannya. "Korban awalnya tanya ke pamannya, 'apa iya kalau orang menikah itu berhubungan?' Paman korban heran kenapa keponakannya tanya seperti itu," ungkap Shisca.
Korban lalu menceritakan bahwa ia telah dicabuli oleh ayah tirinya sejak beberapa bulan lalu.
"Paman korban lalu memastikan kebenaran perkataan keponakannya itu. Pengakuan korban, terakhir kali dia dicabuli pada awal Oktober tahun lalu," terang Shisca.
Keluarga korban lalu melaporkan tersangka ke Polres Ogan Ilir dan tersangka dipanggil oleh penyidik.Di hadapan petugas, tersangka tak dapat mengelak dan dia mengakui perbuatannya.
"Penetapan tersangka saat pemanggilan tersebut," ujar Shisca.
Berdasarkan keterangan tersangka, dia melakukan perbuatan asusila tersebut di sebuah kamar saat ibu korban sedang pergi. Tersangka pun menjanjikan uang jajan kepada korban agar mau melayani nafsu bejatnya.
Baca Juga: Sumsel Jadi Percontohan Gasifikasi Batubara, Gandeng Perusahaan Amerika Serikat
"Tersangka akan ditindak sesuai Pasal 82 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang tindak pidana perbuatan cabul," tutupnya.
Berita Terkait
-
Sumsel Jadi Percontohan Gasifikasi Batubara, Gandeng Perusahaan Amerika Serikat
-
Megawati Kritik Jokowi, Heran Harga Cabai dan Minyak Goreng Naik: Kok Klasik Amat Ya?
-
Mengenang H Husni, Wali Kota Dua Periode yang Bawa PS Palembang ke Liga 2
-
Menolak Rujuk, Suami di Sumsel Siram Istri dan Anak dengan Air Keras
-
Kocak Petugas Damkar Banyuasin Parodikan "Yang Terdalam", Warganet: Yang Terderas
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan
-
Palembang Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Masuk Zona Berbahaya Lagi
-
Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Penerbangan Palembang, 5 Pesawat Terdampak Hari Ini
-
Habitat Terbakar, Anak Kucing Kuwuk 2 Bulan Ditemukan Sendirian di Ogan Ilir
-
7 Kali Reshuffle Prabowo, Pengamat UIN Raden Fatah Palembang Soroti Efeknya ke Birokrasi