SuaraSumsel.id - Seorang wanita di Sumsel menjadi korban rudapaksa dua petugas keamanan perusahaan sawit di kabupaten Muratara. Polisi pun berhasil mengamankan keduanya tanpa perlawanan.
Diketahui peristiwa ini bermula saat korban yang berstatus janda berusia 42 tahun kepergok mencuri sawit di lahan perusahaan. Oleh kedua petugas keamanan FE(39 tahun) dan A (24 tahun), pelaku dibawa ke pos keamanan.
Di saat tangan sedang diborgol dan berada di pos satpam ini, dua petugas keamanan ini melaksanakan tindakan asusilanya.
Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Tony Saputra, membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa itu dilaporkan oleh korban setelah dibebaskan kedua petugas keamanan, usia kepergok mencuri sawit.
Kasus pemerkosaan itu tejadi di area perkebunan sawit Kecamatan Karang Dapo, tepat di pos pengamanan. Hasil pemeriksaan pada kedua petugas, peristiwa ini bermula saat korban kepergok mencuri sawit.
"Saat kejadian itu, tangganya diborgol lalu diperkosa secara bergantian oleh kedua pelaku," katanya.
Setelah korban dilepaskan kedua pelaku, korban tidak terima tindakan tersebut. Peristiwa itupun dilaporkan ke polisi. "Kedua petugas keamanan ditangkap tanpa perlawanan, dan diamankan di Mapolres Muratara guna proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.
Informasi ini pun dibagikan oleh salah satu akun di media sosial, @lubuklinggauterkini. Warganet pun mengomentari peristiwa ini dan menyalahkan kedua petugas tersebut.
Baca Juga: Usai Nataru 2022, Harga Sembako di Sumsel Masih Tinggi
Tag
Berita Terkait
-
LBH Padang Sebut Warga Bidar Alam Solok Selatan Ingin Bebas dari Jajahan Perusahaan Sawit
-
Lima Penambang Emas Ilegal di Muratara Ditangkap, Polisi Buru Pemilik Modal
-
Hakim Tolak Gugatan Perusahaan Sawit, 55 Ribu Ha Lahan Bisa Kembali ke Warga Adat Sorong
-
Warga Muratara Adukan Penambang Emas Ilegal ke DPRD, Bikin Air Sungai Keruh
-
Gubernur Kalbar Didesak Minta Perusahaan Sawit dan Tambang Tanggungjawab Atasi Banjir
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda