SuaraSumsel.id - SIswi kelas IV Negeri Griya Randik, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi korban peluru nyasar dari senapan angin, Selasa (21/12/2021).
Peristiwa ini terjadi saat siswi kelas IV ini dibonceng ibu, sekitar pukul 10.20 wib. Kejadian itu, tepatnya terjadi di dekat Masjid Baitul Hasanah Griya Randik atau sekitar 500 meter dari sekolah korban.
Peluru mengenai lengan kiri, sekitar bahu korban. Usai kejadian korban sempat ditolong warga yang kemudian melarikannya ke rumah sakit.
Rahma langsung ditangani dan di operasi untuk mengeluarkan peluru senapan angin yang mengenai lengan kirinya.
Beruntung nyawa bocah perempuan tersebut masih bisa terselamatkan meski sempat pingsan dan mengeluarkan darah segar.
"Saya bawa motor dengan membonceng anak saya, tiba-tiba anak saya menjerit kesakitan, sontak saya berhenti ternyata anak saya terluka ujar Rasmi, ibu korban, Rabu (22/12/2021).
Keluarga ini pun berharap pelaku bertanggungjawab.
Kapolsek Sekayu, AKP Robi Sugara, mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian dan bahkan sudah mengamankan serpihan proyektil dari tubuh korban yang sudah berhasil dikeluarkan.
"Kita sudah sarankan untuk melapor, untuk kondisi korban sudah membaik. Pelurunya jenis senapa angin, itu serpihannya saja yang sempat nempel, kena tipis," kata Robi.
Baca Juga: Fakta Baru Anggota Provos Kodam II Sriwijaya Pukul Polwan Polda Sumsel
Pihaknya menduga, korban diduga terkena peluru nyasar para pencari burung liar.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Sriwijaya FC vs Rans Cilegon FC Malam Ini
-
Laga Hidup Mati Sriwijaya FC Malam Ini, Kick Off Pukul 20.30 WIB
-
Dilimpahkan untuk Disidang, Tersangka Korupsi Alex Noerdin Ditahan di Lapas Pakjo
-
Fakta Baru Anggota Provos Kodam II Sriwijaya Pukul Polwan Polda Sumsel
-
Penampilan Alex Noerdin Dilimpahkan, Pakai Topi, Rompi Tahanan, Tangan Diborgol
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer
-
Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan