SuaraSumsel.id - Dinding pembatas Puskesmas Merdeka di Jalan Merdeka, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) ambruk, Sabtu (18/12/20201) pagi. Dua orang menjadi korban terimpa reruntuhan dinding.
Korban tertimpa dinding Puskesmas Merdeka ialah Hartati (55) dan Fenty (30). Mereka merupakan pedagang sayur Pasar 26 Ilir Palembang. Kedua korban mengalami luka dan dilarikan ke RS AK Gani Palembang.
“Baru memarkirkan becak di samping dinding puskesmas, aku jingok (lihat –red) tiba-tiba dinding pagar samping puskesmas roboh dan menimpa orang,” ujar Safril (46), seorang penarik becak di lokasi kejadian dikutip dari Sumselupdate.com--jaringan Suara.com.
Dari data himpun Sumselupdate.com korban Hartati mengalami nyeri panggul sampai kaki kanan dan kiri, dan sulit bergerak.
Sementara korban Fenty mengalami nyeri pada kaki dari paha sampai betis di bagian kanan.
Hingga kini kedua korban sudah dilarikan ke RS AK Gani Palembang untuk menjalani perawatan medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap